Gafatar Percaya Tahun 2025 Ahmad Musadek Menjadi Nabi

gafatar 3TERNATE, Muslimdaily.net - Setiap zaman pasti ada masa dan akhirnya. Demikian pula dalam perjalanan kehidupan manusia ikut bertransisi dengan fenomena zaman itu sendiri.


Jika dilekatkan dengan agama, di mana masing-masing nabi diutus ke dunia sesuai dengan zamannya masing-masing. Konsep inilah yang dipercayai oleh pengurus dan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).


Ormas yang menjadikan Millah Abraham sebagai sumber ideologinya itu percaya, setiap nabi diutus memiliki periodisasi dengan waktu yang sama. Gafatar percaya, suatu waktu akan muncul nabi baru yang kelak akan menggantikan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi akhir zaman.


Gafatar percaya setiap nabi, baik Musa, Isa, dan Muhammad, memiliki periodisasi yang sama yakni 1.400 tahun.


“Nah akhir dari periodisasi Muhammad itu sampai pada 2024 jika dihitung sejak kemunculan awalnya. Kami meyakini akan muncul nabi baru pada 2025 dengan nama Ahmad Musadek,” ungkap Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gafatar Provinsi Maluku Utara (Malut), Rudy Hadi seperti dilansir Okezone.


Rudy yang didampingi kepala bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) Gafatar Malut, Adnan Saleh, mengatakan, kepercayaan ini bukan tanpa alasan alias atas dasar logika.


“Dalam Alquran surat Al-Araf ayat (34) disebutkan, tiap-tiap umat manusia punya batas waktu,” ucap Rudy seraya menunjukkan ayat Alquran.


Ramalan ini sendiri dipercaya oleh pengurus Gafatar disandarkan pula pada ramalan Joyoboyo. Mereka percaya jika datang nabi baru bukanlah dari keturunan bangsa Arab.


“Ahmad Musadek adalah Bani Jawi yang merupakan keturunan dari Abraham seorang Babilonia dengan isteri ketiganya Kentura yang merupakan seorang dari bumi nusantara,” cetusnya.


Di bagian akhir, Rudy meminta agar semua pihak dapat menerima perbedaan pendapat yang dimiliki masing-masing manusia. Dirinya bahkan berani mengatakan, jika ada yang mengatakan ajaran Gafatar itu sesuatu yang sesat maka itu sungguh keliru.


“Pemahaman kami bersumber dari ajaran Ibrahim. Dan apabila ada pendapat yang mengatakan kami sesat, itu keliru,” tegasnya.[krjogja]





Like Fanpage kami :

Friday, January 30, 2015

Post a Comment
close