Pemerintah Baru Tunisia Sama Sekali Tak Ada Wakil Partai Islam

Berita Internasional Update

Hidayatullah.com–Kabinet baru bentukan Perdana Menteri Habib Essid banyak memberikan kursi kepada politisi sekuler Partai Nidaa Tounes, yang menguasai parlemen, tanpa ada satupun perwakilan dari partai Islam An-Nahda.


Essid, mantan menteri dalam negeri, ditugasi membentuk kabinet awal bulan ini oleh Presiden Beji Caid Essebsi, yang memenangi pemilu presiden bulan Desember lalu.


Namanya diajukan oleh partai asal Essebsi, Nidaa Tounes, pemenang pemilu parlemen Oktober 2014 di mana An-Nahda berada di urutan kedua.


“Pemerintahan ini adalah sebuah pemerintahan kompetensi nasional yang terdiri dari politisi … tokoh masyarakat dan orang-orang yang memiliki pengalaman dan keahlian,” kata Essid kepada para wartawan dikutip AFP.


Berbicara pada hari Jumat (23/1/2015) setelah menyerahkan daftar nama menteri susunannya kepada Essebsi, Essid mengatakan dia membentuk kabinet setelah berkonsultasi dengan pimpinan-pimpinan partai politik dan tokoh masyarakat.


Sekjen Partai Nidaa Tounes, Taieb Baccouche, ditunjuk sebagai menteri luar negeri. Kementerian kesehatan dan transportasi juga diberikan kepada orang partai Nidaa Tounes.


Kementerian pariwisata, yang sejak revolusi rakyat 2011 menggulingkan Ben Ali dari kursi presiden mengalami pukulan keras, diberikan kepada partai yang diketuai oleh pemilik salah satu klub sepakbola terbesar di Tunisia.


Partai Uni Kebebasan Patriotik yang dipimpin pengusaha Slim Riahi pemilik Club Africain, mendapatkan jatah kementerian pemuda dan olahraga.


Partainya Riahi itu menduduki urutan ketiga dalam pemilu terakhir kemarin.


Susunan kabinet baru tanpa wajah politisi partai Islam itu masih harus disetujui parlemen sebelum bisa bekerja.*





Like Fanpage kami :

Friday, January 23, 2015

Post a Comment
close