Standar Ganda: Antara Perang Melawan Terorisme dengan Kebebasan

Uni eropa Federica Mogherini, wakil senior Uni Eropa urusan politik luar negeri, menyerukan pembentukan aliansi eksternal guna menghadapi terorisme. Dalam aliansi eksternal tersebut, tergabung negara-negara Islam Arab. Seruan Federica Mogherini itu disampaikan dalam pertemuan menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels.


*** *** ***


Bukan rahasia lagi bahwa Barat dan Prancis—dalam rangka mewujudkan kepentingan politik imperialismenya—, berinvestasi menciptakan ancaman terorisme yang diklaimnya sendiri dan juga bahaya kebebasan berekspresi.


Fakta paling telanjang terkait hal ini, ditunjukkan dengan bekerjasamanya para pemimpin Barat dengan para penguasa yang dikenal suka meneror, menyeret rakyatnya ke dalam penjara atas tuduhan seperti “berani menghina pribadi penguasa”, hingga suka membunuh rakyatnya di tempat-tempat terbuka.


Barat ingin memerangi terorisme, di samping juga ingin menjaga kebebasan bersama dengan orang-orang seperti Sisi, Bashar al-Assad, Netanyahu, Raja Abdullah, Karimov, Bouteflika, dan yang lainnya. Mereka adalah orang-orang yang sedang memerangi terorisme, dan mereka juga adalah para pelindung “kebebasan”, khususnya “kebebasan berekspresi dan pers”! [Dr. Yusuf al-Haj Yusuf – Inggris]


Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 24/1/2015.


Baca juga :



  1. Pertemuan Amerika dan Pakistan Untuk Memperkuat Perang Melawan “Terorisme”

  2. CIA: Jatuhnya Gaddafi Menghambat Perang Melawan Terorisme

  3. Israel Bebas Dakwaan Kejahatan Perang, Bukti Standar Ganda Hukum Internasional

  4. Arab Saudi Menjadi Tuan Rumah Pertemuan Untuk Membahas Perang Melawan Terorisme

  5. Bukti Standar Ganda, Muslim Belanda Didenda Karena Buat Kartun Holocaust





Like Fanpage kami :

Sunday, January 25, 2015

Post a Comment
close