Transferlah Ilmu Kepada Istri dengan Benar


Suami yang berkarir di perusahaan yang peduli dengan pengenbamgan sumber daya manusia biasanya mendapatkan pelatihan-pelatihan bermutu. Termasuk pelatihan soft skill bagi pengembangan karir dan kehidupan. Saran saya, usai pulang training soft skill segera ilmunya ditransfer ke istri agar tidak terjadi kesenjangan pemahaman kehidupan yang semakin lebar.


Transfer ilmu yang didapat selain akan mengkristalkan ilmu yang Anda dapatkan sekaligus meningkatkan komunikasi di keluarga, melatih kemampuan bicara suami dan tentu menjadi pencerahan bagi sang istri. Sungguh sangat berbahaya bila sang suami sering mendapat pelatihan sementara sang istri jarang mendapat sentuhan materi training yang bermutu.


Namun perlu dicatat, saat memberikan ilmu tersebut harus disertai kerendahan hati bukan sok tahu apalagi merendahkan sang istri. Jadikan moment itu untuk membangun komunikasi dan kemesraan dengan istri bukan untuk melecehkan belahan jiwa Anda.


Kisah berikut saya peroleh dari teman saya. Ada sepasang suami istri yang sedang duduk di ruang keluarga sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Tiba-tiba sang istri berkata, “Pak, tolong ambilkan koran dong.”


Sang suami langsung menjawab, “Ya ampun mama, di era dunia maya begini kok masih baca koran. Kuno, ma. Informasinya terbatas dan terkadang sudah basi. Nih, pakai iPad bapak saja dijamin lebih jos gandos.”


Lalu, praakkk! Sang istri menggunakan iPad baru milik suaminya itu untuk memulul kecoa di lantai. Matilah sang kecoa… dan menjeritkah sang suami.


Salam SuksesMulia!


Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook





Like Fanpage kami :

Thursday, January 29, 2015

Post a Comment
close