Berbagi Tugas dan Peran dalam Membela Syam

image

JAKARTA, muslimdaily.net – Sekjen Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Ustadz Bachtiar Nasir berharap, melalui Forum Indonesia Peduli Syam, kerjasama dan sinergi pihak-pihak yang berjuang untuk Syam dapat lebih baik kinerjanya.


“Saya berharap bersama FIPS ini, kerja-kerja dari para pembela Syam ini harus memiliki lapangan kerja yang baik. Sehingga masing-masing berperan dan bisa bersinergi. Jangan menggarap apa yg sudah digarap oleh teman,” kata Bachtiar, Rabu (18/02) di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jakarta.


Selama ini menurutnya, pola kerja yang ditampilkan cenderung datar dan kurang kombinasi. “Cara-cara kerja kita cenderung linear, kombinasi pola serangannya kurang menyeluruh. Gitu-gitu saja,” ujarnya.


Dia pun menyarankan selain mengadakan penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara Muslim di Syam, perlu juga pendekatan yang lebih ringan karena itu menurutnya lebih disukai masyarakat. Misal membuat tulisan dan buku terkait itu.


“Misalnya dari indonesia untuk Suriah, bantuan-bantuan konsumtif ini perlu. Tapi apakah semua harus melakukan yang sama, apakah kita tidak perlu membagi tugas dalam kerja kita?, ” Jelas UBN dalam acara Silatul Ukhuwah yang digagas FIPS itu.


Bulan Februari yang merupakan puncak musim dingin di bumi Syam, hendaknya menjadi perhatian lebih para pekerja kemanusia. Termasuk media, sebutnya. Dia menyerukan agar media terus mengangkat isu musim dingin selama Februari ini, guna mendukung kawan-kawan yang menggalang dana.


“Dalam 2 minggu ini kita harus bekerja bersama-sama dan membuat perubahan besar. Harus ada yg mengumpulkan dana, ada yang menggoreng isunya di media,” tuturnya. (Puri Hukmi)





Like Fanpage kami :

Wednesday, February 18, 2015

Post a Comment
close