Dari ATAU ke DAN


Banyak orang yang terjebak pada pilihan yang membingungkan. Saat mahasiswa, ada yang bingung antara serius kuliah ATAU bisnis. Saat sudah menikah dan bekerja juga bingung antara fokus urusan keluarga ATAU fokus ke karir. Orang-orang semacam ini terperangkap dalam jebakan ATAU.


Lawan jebakan ATAU. Ganti dengan DAN. Apakah bisa? Sangat bisa. Saya dulu juga kuliah DAN bisnis. Setelah menikah, karir serta bisnis alhamdulillah melesat DAN rumah tangga juga happy.


So, Anda yang bingung antara membahagiakan orang tua ATAU bekerja sesuai passion. Mulai sekarang, bekerjalah sesuai passion DAN membahagikan orang tua.


Anda yang bingung, apakah yang penting mencapai target ATAU yang penting proses bisnisnya benar. Mulai sekarang, pilihlah proses bisnisnya benar DAN target tercapai.


Mungkin juga ada yang punya pilihan. Saya lebih baik jadi writer ATAU trainer, ya? Saran saya, jadilah writer DAN trainer sekaligus. Apalagi ternyata, keduanya saling menguatkan. Writer yang bukunya best seller pasti diundang untuk berbagi ilmu, pada kondisi ini ilmu trainernya diperlukan. Sementara trainer kelas dunia yang saya kenal, ternyata semuanya telah menulis buku (writer).


Tentu kata DAN Anda gunakan untuk dua pilihan yang sama-sama prioritas dan sama-sama penting. Karena kata DAN itu menghubungkan sesuatu yang sepadan. Bukan hanya itu, kata DAN juga untuk menghubungkan dua pilihan yang sama-sama tidak melanggar agama, norma dan etika.


Kata DAN itu menambah kekuatan, semantara kata ATAU itu sering membuat Anda galau. Segeralah buang kata ATAU dan perbanyak kata DAN dalam kehidupan Anda. Jangan lupa, bacalah serta renungkan tulisan ini DAN share-lah ke twiter, facebook, bc, wa dan banyak orang. Mau?


Salam SuksesMulia!


Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook





Like Fanpage kami :

Monday, February 16, 2015

Post a Comment
close