Hamengku Buwono X: KUII Harus Bisa Bawa Aspirasi Umat


Cendekiawan dan tokoh Muslim dalam beragam mahdzab harus berani menegakkan amar ma'ruf nahi munkar



Hamengku Buwono X: KUII Harus Bisa Bawa Aspirasi Umat

Pembukaan KUUI ke VI di Keraton Yogjakarta




Hidayatullah.com- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X mengatakan jika Kongres Umat Islam Indonesia (KUUI) harus bisa membawa aspirasi umat tanpa membeda-bedakan mahdzab sesuai fungsinya sebagai khadimul ummah (pelayan umat, red).


“Sebagai forum ulama paling tidak KUII Ke-VI harus mencerminkan dua peran keulamaan, mas’uliyatur ri’ayah (tanggung jawab kepemimpinan, red) dan adhillatut tariqah (penujuk jalan, red),” kata Hamengkubuwono X dalam sambutannya pada acara pembukaan KUII ke-VI di Keraton Yokyakarta, Senin (09/02/2015).


Hamengkubuwono X menyampaikan harapannya atas penyelenggaraan KUII ke-VI itu bisa menjadi jembatan antara penguasa dan rakyat melalui media forum komunikasi dan silaturahim ulama.


Menurut Hamengkubuwono X, KUII ke-VI sebagai wadah berkumpulnya para ulama, cendekiawan dan tokoh Muslim dalam beragam mahdzab harus berani menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, berupa dakwah, pendidikan dan memberi nasihat politik berbasis keagamaan kepada pemerintah dan umat Islam atas suatu polemik seperti saat ini.


“Dengan begitu, segala kebijakan, fatwa dan sikapnya selalu mengacu pada kemaslahatan umat atas dasar ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah bashariyah,” imbuhnya.


Menurut Hamengkubuwono X, KUII ke-VI dengan mengangkat tema “Penguatan Peran Politik, Ekonomi dan Sosial Budaya yang Berkeadilan dan Berperadaban” berarti tidak mencangkup masalah ibadah atau ubudhiyah saja tetapi juga kemaslahatan di dunia terkait muamalat (hubungan sosial, red) yang berkorelasi dengan politik.*






Like Fanpage kami :

Monday, February 9, 2015

Post a Comment
close