ISIS/ISIL Mengklaim sebagai Pelaku Dua Ledakan di Libya

Berita Internasional Update

ISIS/ISIL mengaku sebagai pelaku dua serangan bom bunuh diri di Quba, namun pemerintah mengatakan ada tiga ledakan.




Hidayatullah.com–Sedikitnya 40 orang diyakini tewas dalam serangan bom yang dilakukan oleh kelompok ISIS/ISIL di timur Libya, sebagai aksi balasan atas serangan udara oleh Mesir.


Ledakan bom hari Jumat (20/2/2015) di kota Quba, yang berada di bawah kendali pasukan paramiliter pimpinan mantan Jenderal Khalifa Haftar, menambah keyakinan bahwa ISIS/ISIL sudah menjejakkan kakinya di Afrika Utara.


ISIS/ISIL mengaku sebagai pelaku dua serangan bom bunuh diri di Quba, sekitar 250km arah timur dari Benghazi. Namun, pemerintah mengatakan ada tiga ledakan.


Juru bicara militer Libya Muhammad Hijazi mengatakan seorang penyerang mengendarai ambulan bermuatan bahan peledak ke arah stasiun pengisian bahan bakar di mana kendaraan sedang antri.


“Bayangkan sebuah mobil bermuatan bahan peledak dalam jumlah besar meledak di SPBU, ledakannya besar dan banyak orang mengalami luka parah sementara tubuh korban tercerai-berai,” kata Hijazy.


Dua pelaku lainnya meledakkan kendaraan dekat kediaman jurubicara parlemen dan markas keamanan setempat, kata Hijazi.


Dua petugas keamanan, yang tidak diungkapkan identitasnya karena mereka tidak berwenang untuk bicara ke media, mengatakan bahwa korban tewas akibat ledakan-ledakan itu sedikitnya 45 orang. Jumlah korban diperkirakan akan bertambah.


Sedikitnya lima orang di antara korban tewas adalah warga Mesir yang bekerja di kafe sebelah SPBU.


Video yang merekam situasi tempat kejadian menampakkan puluhan kendaraan rusak terbakar, darah membanjiri aspal jalan, potongan tubuh manusia, sepatu dan pecahan kaca berserakan di mana-mana.*






Like Fanpage kami :

Saturday, February 21, 2015

Post a Comment
close