Kelompok Anti-Islam Duduki Sebuah Masjid Di Belanda

anti-islam-belandaAMSTERDAMS, muslimdaily.net – Di tengah meningkatnya sikap anti-Islam di Belanda, pendudukan sebuah masjid yang sedang dibangun di Leiden telah meningkatkan kekhawatiran Muslim di negara Eropa barat itu. Muslim Belanda menyatakan kekhawatiran atas keselamatan mereka.


“Tindakan ini diatur (dengan rapi) dan bisa menjadi awal dari eskalasi,” kata kelompok lobi Contactorgaan Moslims en Overheid (CMO) kepada Volkskrant, Dutch News melaporkan pada Senin 9 Februari, demikian lansir onislam.net.


“Kami benar-benar khawatir tentang apa yang mungkin terjadi selanjutnya.”


Serangan terhadap masjid yang sedang dibangun di Leiden tersebut terjadi Sabtu pagi ketika lima orang, berusia antara 21 dan 35 tahun, naik ke atap masjid. Berdiri di atap masjid, mereka menggantung spanduk bertuliskan ‘stop Islam’ dan ‘kemenangan dimulai di Leiden’. Tanggung jawab serangan itu diklaim oleh kelompok sayap kanan Identitair Verzet (resistensi identitas).


“Ini adalah tindakan pertama dalam serangkaian aksi melawan Islamisasi di Belanda,” kata kelompok itu dalam halaman Facebooknya. Mereka juga mengajak para simpatisan anti-Islam untuk ikut dalam aksi melawan Islamisasi di Belanda.


Para penyusup itu kemudian ditangkap dan dibebaskan sesaat kemudian oleh pihak berwajib.


Identitair Verzet, yang memiliki lebih dari 5.000 pengikut dalam Fans Page facebooknya, dipimpin oleh seorang ekstremis sayap kanan bernama Paul Peters, menurut kelompok riset anti-fasis Kafka.


Sebuah penelitian baru-baru ini tentang kekerasan anti-Islam di Belanda telah menemukan bahwa sekitar 69% dari masjid di Belanda telah mengalami setidaknya satu serangan atau lebih selama sepuluh tahun terakhir.


Serangan yang paling umum yakni memecahkan jendela, diikuti oleh tulisan penghinaan atau komentar anti-Islam dan pembakaran.


Jenis lain dari serangan termasuk agresi terhadap pengurus masjid, ancaman kematian bagi umat Muslim secara umum atau ke masjid tertentu melalui email atau telepon.


Muslim membentuk satu juta dari 16 juta penduduk Belanda. Kebanyakan muslim di Belanda adalah warga keturunan Turki dan Maroko.






Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Wednesday, February 11, 2015

Post a Comment
close