Mesir Adili Mursi atas Tuduhan Bocorkan Informasi Negara

image


KAIRO, muslimdaily.net – Pengadilan Mesir menggelar peradilan terhadap Presiden terguling, Muhammad Mursi pada hari Ahad (15/02) atas tuduhan membahayakan keamanan nasional dengan membocorkan rahasia negara dan dokumen sensitif kepada Qatar.


Mursi, yang digulingkan oleh tentara pada tahun 2013, tetap menantang, dan bersikeras dia adalah presiden yang sah Mesir meski menghadapi beberapa kasus pengadilan.


“Pengadilan ini tidak mewakili apa-apa padaku,” kata Mursi, yang diadili dengan 10 orang lain. Jika terbukti bersalah, maka hukuman maksimal baginya adalah hukuman mati.


Hubungan antara Qatar dan Mesir telah berlangsung dingin sejak Juli 2013, ketika militer Mesir yang dipimpin Abdel Fattah As-Sisi menggulingkan Mursi dan kemudian melancarkan operasi keamanan keras terhadap Islam.


Qatar sendiri menyatakan dukungannya kepada Mursi, yang dipenjara bersama dengan ribuan anggota Ikhwanul Muslimin. Banyak di antaranya telah dijatuhi hukuman mati atas tuduhan terpisah.


Jaksa penuntut umum seperti dilansir reuters mengatakan, Mursi terlibat dalam pembocoran informasi kepada intelijen Qatar, yakni dokumen yang terkait lokasi dan senjata yang dimiliki oleh angkatan bersenjata Mesir dan rincian kebijakan luar dalam negeri negara itu.


Kelompok hak asasi manusia menuduh Sisi, yang kemudian menjadi presiden terpilih Mesir tahun lalu, menekan perbedaan pendapat, penolakan pemerintah.


“Kami diculik dan disiksa untuk menekan kami agar mengakui kebohongan,” ujar terdakwa Amin al-Serafy, yang merupakan seorang sekretaris di bawah presiden Mursi.


Sisi mengatakan Ikhwan masih menimbulkan ancaman serius bagi keamanan Mesir meskipun tindakan keras telah melemahkan organisasi yang didirikan Hasan Al-Banna itu.





Like Fanpage kami :

Monday, February 16, 2015

Post a Comment
close