Pelajar Islam Sumbar Demo Tolak Valentine’s Day


Dalam Islam, setiap hari adalah hari kasih sayang. Sayang untuk orangtua, keluarga besar, saudara, teman dan manusia




Hidayatullah.com-Puluhan anggota Pelajar Islam Indonesia (PII) Sumbar yang berhimpun dalam Asosiasi Pelajar Islam Sumatera Barat (Assalam) menggelar aksi penolakan terhadap perayaan hari kasih sayang atau valentine di Bundaran Bagindo Aziz Chan, Padang, Jumat (13/02/2015)


Dalam aksi tolak perayaan Valentine, mereka membagi-bagikan sejumlah pamlet dan gantungan kunci yang bertuliskan pesan “Say No Valentine’s Day”.


Mereka membagikan famplet dan aksesoris tersebut pada setiap warga dan penumpang angkutan kota yang lewat.


Menurut Boy Hervizen aksi itu dilakukan Assalam Sumbar untuk menggugah kesadaran para remaja bahwa hari kasih sayang itu (Valentine’s Day) tersebut, bukan budaya Islam.


Dikatakan, dalam Islam, setiap hari adalah hari kasih sayang. Sayang untuk orangtua, keluarga besar, saudara, teman, dan lain-lain. Kasih sayang yang tidak diumbar oleh nafsu.


Dari Taman Imam Bonjol, mereka kemudian bergerak ke sejumlah sekolah di Kota Padang untuk membagi-bagikan famplet dan gantungan kunci berisi seruan menolak perayaan Valentine’s Day.


Aksi para pelajar Islam itu berjalan lancar dan berlangsung damai.


Sebelumnya, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi dan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah juga telah resmi melarang warga kotanya merayakan Valentine.*






Like Fanpage kami :

Saturday, February 14, 2015

Post a Comment
close