Presiden Hollande: Yahudi Punya Tempat di Eropa, Khususnya Prancis

Berita Internasional Update

Orang-orang Yahudi "memiliki tempat di Eropa dan khususnya di Prancis," kata Hollande.



Presiden Hollande: Yahudi Punya Tempat di Eropa, Khususnya Prancis

Presiden Perancis Francois Hollande




Hidayatullah.com–Presiden Prancis Francois Hollande hari Senin (16/2/2015) mengatakan bahwa keberadaan Yahudi diterima di Eropa dan Prancis. Hal itu dikemukakan Hollande menanggapi vandalisme atas makam Yahudi dan ajakan PM Israel Benjamin Netanyahu agar orang Yahudi Eropa pindah ke Israel.


Orang-orang Yahudi “memiliki tempat di Eropa dan khususnya di Prancis,” kata Hollande, menyusul vandalisme makam-makam Yahudi di timur negara itu akhir pekan kemarin, lapor AFP.


Pihak berwenang hari Ahad mengatakan 300 makam Yahudi di sebuah komplek pemakaman di desa Montry dirusak pada malam hari.


Mereka mengatakan papan dan batu nisan makam dirusak dan sebagian ada yang dicabut dari tempatnya.


Menanggapi insiden penembakan di Kopenhagen, Netanyahu mengulangi seruannya agar Yahudi Eropa pindah ke Israel yang pernah dikemukakannya setelah insiden penembakan di Paris Januari lalu. [Baca juga; Yahudi Denmark tolak seruan Netanyahu untuk pindah ke Israel]


PM Prancis membalas seruan tersebut hari Senin dengan mengatakan dirinya menyesali pernyataan Netanyahu tersebut dan menegaskan bahwa Prancis tidak ingin orang Yahudi pindah dari negara itu.


Isu itu semakin heboh dengan pernyataan dari Roland Dumas. Mantan meteri luar negeri Prancis yang kini berusia 92 tahun itu mengatakan bahwa Valls membuat pernyataan tersebut karena istrinya keturunan Yahudi. [Baca juga berita sebelumnya; PM Prancis minta warga Yahudi tidak turuti kemauan Netanyahu untuk pindah]*






Like Fanpage kami :

Monday, February 16, 2015

Post a Comment
close