Raja Abdullah II: Eksekusi Pilot oleh ISIS Hanya akan Memperkuat Persatuan Yordania

Berita Internasional Update

Raja Abdullah mengapresiasi keberanian Kaseasbeh, yang mati di tangan Daish (ISIS/ISIL), yang disebutnya sebagai organisasi kriminal, teroris pengecut, yang tidak ada hubungannya dengan agama Islam sejati




Hidayatullah.com–Kelompok ISIS/ISIL hari Selasa (3/2/2015) malam merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan seorang pilot Yordania Muath Kaseasbeh dibakar hidup-hidup hingga tak bernyawa, sehingga memicu kemarahan Raja Abdullah II dan rakyat Yordania di dalam maupun luar negeri.


Raja Abdullah II sedang melawat ke Amerika Serikat ketika kabar eksekusi pilot tempur Yordania, yang ditawan ISIS sejak pesawatnya jatuh di Raqqa Desember lalu, itu muncul. [Baca berita sebelumnya; Yordania mengkonfirmasi pesawatnya ditembak jatuh ISIS/ISIL]


Dalam pidato singkatnya yang disiarkan stasiun televisi pemerintah Jordan TV kemarin, Raja Abdullah II mengapresiasi keberanian Kaseasbeh, yang mati di tangan Daish (singkatan dalam bahasa Arab untuk ISIS/ISIL), yang disebutnya sebagai organisasi kriminal, teroris pengecut, yang tidak ada hubungannya dengan agama Islam sejati.


“Pilot Muath yang berani, wafat dalam mempertahankan keyakinannya, tanah air dan bangsanya, dan bergabung dengan para martir lain yang gugur demi negara, mengorbankan nyawa mereka untuk Yordania tercinta,” kata Raja Abdullah II dikutip Jordan Times.


Di akhir pidatonya, Raja Abdullah II menegaskan bahwa tragedi itu hanya akan memperkuat dan mengukuhkan persatuan bangsa Yordania.


Video eksekusi Kaseasbeh muncul ketika Yordania kembali menggiatkan upayanya untuk menyelamatkan pilot tempurnya itu, menyusul eksekusi dua warga Jepang oleh ISIS beberapa hari lalu.*






Like Fanpage kami :

Tuesday, February 3, 2015

Post a Comment
close