Sekjen PDIP Tuduh Ada Kelompok Ingin Pisahkan Megawati dan Jokowi


Rizal Ramli memprediksi yang ada keanjlokan pemerintahan Jokowi dalam setahun, ternyata dalam waktu tiga bulan sudah tercipta




Hidayatullah.com–Sekretaris Jendral PDIP, Pramono Anung menuduh bahwa ada pihak-pihak yang memang ingin menganggu stabilitas hubungan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.


Ia juga mengatakan bahwa pihak atau kelompok tersebut cukup banyak jumlahnya untuk mewujudkan langkah tersebut (pemisahan).


“Memang banyak sekali kelompok-kelompok yang ingin memisahkan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri,” akunya pada acara diskusi mengusung tema ‘Benarkah Jokowi Boneka Megawati? Atau Megawati Yang Sebenarnya Dihancurkan?’, Rabu (04/01/2015).


Kelompok ini, lanjut Anung, menggunakan berbagai cara untuk bisa memisahkan Presiden dan Ketua Umum PDIP.


“Banyak cara mereka (kelompok) ini dalam memisahkan hubungan Presiden dan Ketua Umum,” jelasnya.


Namun ia meyakini, cara apapun yang digunakan kelompok tersebut, ia menyatakan tidak akan terjadi.


Adapun mengapa hal tersebut terjadi, menurut Anung, karena pada saat Presiden “curhat” persoalan Negara dengan Ketua Umum, Megawati selalu berseberangan dengan kemauan Joko Widodo.


Misalnya saja ia menyebutkan, salah satunya ialah di dalam penyusunan kabinet. Banyak menteri yang tidak berkualitas.


“Hal tersebut terjadi misalnya saja dalam penyusunan kabinet. Megawati menilai apa yang ditetapkan Jokowi jauh dari kualitas dan tak pantas. Contohnya dalam penetapan menteri,” tambahnya.


Sementara itu, ekonom senior Rizal Ramli meminta Jokowo menghentikan ‘pertunjukkan ludruk”nya di depan masyarakat.[Baca: Rizal Ramli: Jokowi Harus Segera Hentikan “Pertunjukan Ludruk”]


Awalnya ia memprediksi yang ada keanjlokan pemerintahan Jokowi dalam setahun, namun ternyata dalam kurun waktu tiga bulan sudah tercipta.


Acara yang diselenggarakan di salah satu resto di bilangan Cikini, Jakarta Pusat ini juga dihadiri Dr Rizal Ramli, Pemred BeritasatuTV Don Bosco Salamun, pengamat politik Boni Hargens, dan relawan BaraJP, Victor Sirait.*






Like Fanpage kami :

Thursday, February 5, 2015

Post a Comment
close