Tiga Mahasiswa Muslim Tewas, Ini Komentar Obama dan Ban Ki-Moon

Berita Internasional Update

Anggota keluarga dari mahasiswa yang menjadi korban mendesak dilakukan tuntutan atas kejahatanan kebencian terhadap tersangka.



Tiga Mahasiswa Muslim Tewas, Ini Komentar Obama dan Ban Ki-Moon

AFP


Penduduk Chapel Hill membawa plakat saat peristiwa tewasnya tiga mahasiswa muslim di AS.




Hidayatullah.com–Berkaitan dengan tewasnya tiga mahasiswa Muslim di Amerika Serikat akibat penembakan, Presiden Barack Obama di Washington menyatakan, “Tidak ada boleh satu pun di Amerika Serikat menjadi sasaran karena berdasarkan siapa mereka, mereka seperti apa, atau apa yang disembahnya.”


Sedang di New York, dilaporkan AP, juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon “sangat terharu” oleh hadirnya ribuan orang di pemakaman pada hari Kamis (13/2/2015).


Polisi di Chapel Hill mengatakan, mereka belum menemukan bukti Craig Stephen Hicks, tersangka penembakan, bertindak berdasarkan kebencian agama, tetapi mereka sedang menyelidiki kemungkinan itu. Polisi baru menemukan bukti berupa sengketa lama mengenai parkir di komunitas kondominium, tempat tersangka tinggal di gedung yang sama dengan para korban.


Namun FBI sedang melakukan “penyelidikan awal paralel” untuk menentukan, apakah undang-undang federal, termasuk undang-undang kejahatan rasial, dilanggar.


Anggota keluarga dari mahasiswa yang menjadi korban mendesak dilakukan tuntutan atas kejahatanan kebencian terhadap tersangka. Para ahli hukum mengatakan, jaksa harus membuktikan Hicks sengaja mentargetkan para korban karena agama, ras, atau kebangsaan.


Namun kendalanya North Carolina tidak memiliki undang-undang spesifik “kejahatan rasial”, meskipun memiliki hukum yang mencakup tindakan “intimidasi etnis” seperti tali gantung leher, membakar salib, atau membakar gereja


Dalam penggeledahan di rumah tersangka, polisi menemukan selusin senjata api. Craig Stephen Hicks, 46 tahun, sejauh ini didakwa tiga dakwaan pembunuhan tingkat pertama atas kematian Deah Shaddy Barakat, 23 tahun, Yusor Mohammad Abu-Salha, 21 tahun, dan Razan Mohammad Abu-Salha, 19 tahun.*






Like Fanpage kami :

Saturday, February 14, 2015

Post a Comment
close