Yordania, Palestina dan Israel Teken Kerjasama Atasi Penyusutan Air di Laut Mati

Berita Internasional Update

Debit air di Laut Mati terus menurun sejak tahun 1960an.




Hidayatullah.com–Yordania dan Israel hari Kamis (26/2/2015) menandatangani kesepakatan kerjasama pembuatan jalur pipa untuk menghubungkan Laut Merah dengan Laut Mati, guna mengatasi kekurangan air di kawasan itu.


Kantor berita pemerintah Yordania, Petra, melaporkan bahwa kesepakatan itu ditandatangani di ibukota Amman, dan akan segera ditindaklanjuti dengan pembangunan tahap pertama proyek yang sudah lama dinanti-nanti untuk diwujudkan itu.


Kesepakatan itu merupakan tindak lanjut dari penandatangan leteter of intent di Washington pada bulan Desember 2013 oleh perwakilan dari Yordania, Palestina dan Israel dan menjadi puncak dari negosiasi selama lebih dari sepuluh tahun.


Kesepakatan tersebut, yang ditandatangani dengan disaksikan oleh perwakilan dari Amerika Serikat dan Bank Dunia, berisi perjanjian pembangunan sebuah kanal untuk menyalurkan air dari Laut Merah ke Laut Mati.


Menteri Perairan Yordania Hazem Nasser mengatakan bahwa 300 juta meter kubik air akan dipompa setiap tahunnya dari Laut Merah selama tahap pertama proyek tersebut.


Menteri Sumber Daya Energi dan Air Israel Silvan Shalom mewakili Zionis dalam penandatanganan kerjasama itu.


Air merupakan sumber daya alam yang langka di kerajaan mungil Yordania. Sebanyak 92 persen wilayah kerajaan itu adalah gurun pasir, sementara 1,6 milyar meter kubik air diperlukan setiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan negara beserta penduduknya yang mencapai 7 juta jiwa, belum termasuk para pengungsi dari negara tetangga Palestina dan Suriah.


Debit air di Laut Mati terus menurun sejak tahun 1960an, ketika Israel, Suriah dan Yordania mulai mengalihkan aliran air dari Sungai Yordan untuk berbagai kepentingan. Sungai Yordan adalah sumber utama suplai air Laut Mati.


Kelompok-kelompok pemerhati lingkungan memperingatkan dampak buruk dari proyek besar itu. Ekosistem Laut Mati dikhawatirkan akan terkontaminasi oleh air yang berasal dari Laut Merah, lapor AFP.







Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Friday, February 27, 2015

Post a Comment
close