DR Muinudinillah : Fenomena Batu Akik Adalah Money Games Umat Harus Hati-Hati

ustmuin1SOLO, Muslimdaily.net – Fenomena batu akik telah melanda negeri yang berpenduduk mayoritas muslim ini. Hampir sebagaian besar orang mulai dari pejabat, pengusaha, PNS bahkan rakyat biasapun gandrung dengan batu akik. Bahkan beberapa bupati yang mewajibkan pengawainya untuk memakai cincin batu akik. Harganyapun konon ada yang mencapai 5 milyar, sebuah harga yang susah dinalar jika dilihat dari materi fisik batu itu sendiri.


Melihat persoalan itulah Ketua DSKS (Dewan Syariah Kota Surakarta) Ust DR Muinudinillah Basri MA memberikan nasehatnya.


“Segala sesuatu ada tujuan ada sarana. Pertanyaanya kalau akik bukan menjadi tujuan dan akik dalam sarana masih dipertanyakan lantas batu akik itu sendiri sebagai apa ? Jika itu sebagai sarana perhiasan maka tidak boleh berlebih-lebihan serta tidak boleh menjadi was-was dan khwatir.” Ujarnya usai memberikan ceramahnya di Masjid Daman Mangkuyudan Laweyan. Senin malam (2/3).


Terkait dengan Harga kita tidak boleh terperdaya menjadikan kecintaan kita kepada batu sehingga mubadzir.


Ketiga, tidak boleh menjadikan fenomena batu akik menjadi budak apalagi kepada kesyirikan. Jadi permasalahan batu akik jika mempercayai disitu ada unsur magis maka itu sebuah kesyirikan yang tidak bisa diampuni kecuali dengan bertobat.


Kalau demam akik adalah sebuah permainan (money games) maka orang yang mengikutinya termasuk orang yang bodoh. Dalam Islam itu haram melakukan perbuatan bodoh atau ikut-ikutan yang tidak ada faedahnya.


“Bisa saja ini disebut money games yang ingin menyesatkan umat Islam,” pungkasnya.






Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Tuesday, March 3, 2015

Post a Comment
close