Muslim di Maharashtra Hadapi Kesulitan Berdagang Daging Sapi

Berita Internasional Update

Maharashtra, India, memberlakukan kembali UU larangan menjual dan memiliki daging sapi.



Muslim di Maharashtra Hadapi Kesulitan Berdagang Daging Sapi

Tempat penyembelihan hewan/ilustrasi.




Hidayatullah.com–Umat Muslim yang berdagang daging sapi di negara bagian Maharashtra, India, sedang menghadapi kesulitan. Hal ini karena aliansi partai-partai nasionalis Hindu yang berkuasa di negara bagian itu memberlakukan aturan sangat ketat tentang larangan daging sapi.


Berdasarkan peraturan ini, siapa pun yang memiliki daging sapi bisa dihukum lima tahun penjara. Demikian dilaporkan BBC, Rabu (4/3/2015).


Sanksi berat tersebut diterapkan setelah pemerintah negara bagian menghidupkan kembali undang-undang yang disahkan 19 tahun silam, yang mengatur tentang larangan menjual dan memiliki daging sapi.


Para pedagang daging sapi dari kalangan Muslim yang menjadi penduduk minoritas menghadapi perlakukan buruk dengan UU tersebut. Mereka menghadapi kemungkinan kehilangan mata pencaharian jika aturan ini diterapkan, walaupun para pedagang memiliki kesempatan mengguggat aturan tersebut.


Sapi adalah binatang yang disucikan dalam agama Hindu. Sejumlah negara bagian di India melarang penyembelihan hewan ini.


Dari 1,2 miliar penduduk India, sekitar 80% merupakan pemeluk Hindu. Maharashtra sekarang menjadi satu-satunya negara bagian yang menerapkan aturan paling ketat soal daging sapi.*






Like Fanpage kami :

Tuesday, March 3, 2015

Post a Comment
close