Pimpinan Umum Hidayatullah Ingatkan Kadernya Tak Terpengaruh Syiah


Abdurrahman mengatakan, jika seorang Muslim menerima akidah Syiah, berarti dia telah membatalkan akidah Islamnya.



Pimpinan Umum Hidayatullah Ingatkan Kadernya Tak Terpengaruh Syiah

Pimpinan Umum Hidayatullah Abdurrahman Muhammad




Hidayatullah.com- Pimpinan Umum Hidayatullah Abdurrahman Muhammad kembali menegaskan perbedaan mendasar antara Syiah dan Sunni.


Pernyataan ini disampaikan saat menutup acara Pelatihan Kepemimpinan gelaran Hidayatullah Training Center (HiTC) dan Syabab Hidayatullah di Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (02/03/2015).


Saat itu Ustadz Abdurrahman berpesan, di antara syarat seorang Muslim menjadi pemimpin yaitu bersikap inklusif terhadap berbagai harakah dan gerakan Islam.


“Kecuali Syiah. (Soal) Syiah itu keputusan mati, Syiah itu sangat berbeda dengan Ahlus Sunnah,” tegasnya sembari menghentakkan tangannya ke meja.


Kepada puluhan peserta pelatihan, Abdurrahman mewanti-wanti mereka agar tak terpengaruh oleh propaganda Syiah.


Ndak usah dipengaruhi (kampanye bahwa) Syiah itu hebat, bisa mendirikan negara Islam, bisa melawan Barat, bisa membuat nuklir. Jangan membuat perangkat berpikir yang keliru lalu memberi toleransi. Karena Islam di Indonesia ini akan hancur ketika Syiah ini diterima,” ujarnya berapi-api.


Menurut Abdurrahman, bagaimana mungkin sama dengan Sunni jika Syiah menghina para Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.


“Sahabat ini pembawa apa yang diajarkan Nabi (Muhammad. Red).


Kalau (Syiah) mencaci Sahabat, sama dengan menghina Nabi,” ujarnya seraya menyebut nama Aisyah Radiyallahuanha dan sejumlah Sahabat lainnya.


“Tidak ada Syiah kalau nda’ ada caci maki dengan Sahabat, ”ujarnya.


Abdurrahman mengatakan, jika seorang Muslim menerima akidah Syiah, berarti dia telah membatalkan akidah Islamnya.


Pelatihan Kepemimpinan ini yang ke-6 bagi HiTC, digelar sejak Rabu (25/02/2015) diikuti para kader Hidayatullah utusan berbagai daerah dan wilayah se-Indonesia.*







Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Monday, March 2, 2015

Post a Comment
close