Siapa Penolong Rakyat Syam Yang Tengah Bersabar dan Bersiaga?


Selama pemboman tentara vampir di desa-desa Hawran, sejumlah Mujahidin telah gugur, ada yangsyahid dan ada pula yang terluka, termasuk salah satu pemimpin faksi yang berjuang di wilayah Hawran, di samping ada sejumlah besar orang yang terluka ketika mereka mencoba untuk masuk ke Yordania, bahkan mereka ini tidak dipedulikan, di mana penjaga perbatasan meminta paramedis untuk melepas semua pakaiannya dan tidak mendekati pagar pembatas kecuali atas perintah dari mereka.
Di mana sebagian diperbolehkan masuk dan sebagian lagi ditolak dengan dalih kurangnya bukti identitas diri, dan juga mereka termasuk persona nongrata.
*** *** ***
Baiklah wahai saudara kami di Syam! Sungguh tentara umat telah merendahkan kalian, setelah para penguasanya yang merendahkan kalian, bahkan tidak puas dengan itu, mereka juga bersekongkol melawan kalian dan revolusi kalian. Ingat, semua itu mereka lakukan karena kalian mengatakan bahwa “Allah adalah Tuhan kami”.
Bahkan masalahnya tidak berhenti di sini, mereka menjadikan tentara mengontrol kalian, padahal umat yang membiayai semua kebutuhannya, namun balasannya justru mereka menghinakan umat dan tetap berada di bawah ketaatan pada rezim vampir yang tidak berbicara sepatah kata pun kecuali dengan isyarat, hingga mereka melanggar hukum-hukum Allah, serta melakukan bermacam-macam penyiksaan terhadap rakyat mereka dan keturunannya.
Saudara kami di Syam! Allah bersaksi bahwa apa yang kalian serukan adalah sesuatu yang dibenci oleh para penguasa. Oleh karena itu, kalian tidak perlu heran jika mereka memerangi kalian dan revolusi yang kalian perjuangkan, karena takhta mereka mulai mengendus bau perubahan dan kejatuhan.
Saudara kami di Syam! Dari hari ke hari, revolusi kalian tengah menghadapi berbagai ujian, di mana ini menjelaskan bahwa mereka berupaya untuk menjatuhkan dan menggugurkan revolusi kalian; kadang-kadang melalui tekanan eksternal dan penghinaan, seperti yang terjadi setiap hari di perbatasan, kadang-kadang melalui para utusan dan delegasi, kadang-kadang melalui dewan dan pemerintahansementara, sedang yang paling baru melalui gencatan senjata dan negosiasi. Ingat, bahwa tujuan semua itu adalah mematahkan kekuatan dan keteguhan kalian. Namun upaya mereka pasti gagal, sebab Syam adalah pusat (sarang) negara islam, dan Allah SWT sendiri yang menjamin Syam dan rakyatnya, sebagaimana sabda Rasulullah saw.
Untuk itu, jadilah kalian seperti yang kami harapkan dari kalian, dan sangkaan baik umat pada kalian, sebagai rakyat berperang dan orang-orang yang beriman, dimana semua itu akan membatalkan semua upaya kaum kafir yang lemah dan tidak berdaya.
﴿يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱصۡبِرُواْ وَصَابِرُواْ وَرَابِطُواْ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ﴾
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (TQS. Ali Imran [3] : 200). [Abdu al-Duli]

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Monday, October 12, 2015

Post a Comment
close