Subhanallah Allahuakbar, Hujan deras datang disaat Shalat Istisqa' di Riau

 Subhanallah.. Allahu akbar.. Hujan lebat turun di saat pelaksanaan Shalat Istisqa' (sholat meminta hujan) di Tanah merah, Riau. Para jamaah tetap khusuk melanjutkan sholat walaupun hujan lebat mengguyur. Semoga hujan merata dan bencana kabut Asap dapat segera berakhir. Foto: icoet manesa.
sholat istisqa 1

Salat Istisqa  adalah salat Sunah yang dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan. Salat ini dilakukan bila terjadi kemarau yang panjang atau karena dibutuhkannya hujan untuk keperluan/hajat tertentu. Salat istisqa dilakukan secara berjamaah dipimpin oleh seorang imam.

Sholat istisqa 2
Tata Cara Pelaksanaan 

Pra salat

Tiga hari sebelum salat Istisqa dilaksanakan terlebih dahulu seorang pemimpin seperti ulama, aparat pemerintah atau lainnya menyerukan kepada masyarakat agar berpuasa dan bertaubat meninggalkan segala bentuk kemaksiatan serta kembali beribadah, menghentikan perbuatan yang zalim dan mengusahakan perdamaian bila terdapat konflik.

Hari H

Pada hari pelaksanaan, seluruh penduduk diperintahkan untuk berkumpul (bahkan membawa binatang ternak) di tempat yang telah dipersiapkan untuk salat istisqa (tanah lapang). Penduduk sebaiknya memakai pakaian yang sederhana, tidak berhias dan tidak pula memakai wewangian.
Salat istisqa dilaksanakan dalam dua rakaat kemudian setelah itu diikuti oleh khutbah dua kali oleh seorang khatib.
Khutbah salat istisqa sendiri memiliki ciri/ketentuan tersendiri antara lain:
  • Khatib disunahkan memakai selendang
  • Pada khutbah pertama hendaknya membaca istigfar 9 kali sedangkan pada khutbah kedua 7 kali.
  • Khutbah berisi anjuran untuk beristighfar (memohon ampun) dan merendahkan diri kepada Allah serta berkeyakinan bahwa permintaan akan dikabulkan oleh-Nya.
  • Pada khutbah ke-dua khatib berpaling ke arah kiblat (membelakangi makmum) dan berdo'a bersama-sama.
  • Saat berdoa hendaknya mengangkat tangan tinggi-tinggi.

Sholat istisqa 3
Sumber  : (http://ift.tt/1Gv6CPE / Wikipedia]



Like Fanpage kami :

Tuesday, October 27, 2015

Post a Comment
close