Mahasiswa Undip raih 2 penghargaan Internasional RECONSA 2015 di Malaysia



Dua tim mahasiswa asal Universitas Diponegoro (Undip) berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus dalam acara Regional Conference on Student Activism (RECONSA) 2015 di Universitas Teknologi PETRONAS (UTP), Malaysia pada 6-8 November 2015.

Kedua tim Undip tersebut terdiri dari Inovasita Alifdini (Oseanografi, 2013) dan Adrian Bela Widodo (Teknik Elektro, 2012). Kemudian tim kedua adalah Yochi Okta Andrawina (Oseanografi, 2013) dan Alfin Darari (Fisika, 2012).

Mereka meraih pengharagaan untuk dua kategori yakni, sebagai The Best Abstract Representative Indonesia dan sebagai Paper Panelis Forum dan The Best Presenter.

Sebagaimana dilansir kabarkampus.com dan cahunnes.com, dalam acara Forum dan Discussion, Adrian Bela Widodo mengangkat permasalahan krisis energi listrik yang melanda tanah air dan menganalisa besar potensi energi listrik yang dimiliki di wilayah Halmahera. Wilayah ini untuk dijadikan salah satu tempat pembangkitan energi listrik terbarukan yaitu OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion). Adapun judul paper yang diangkat yaitu “Technology Application of OTEC as Source of Green Energy in Halmahera”.
Sementara itu, Yochi Okta Andrawina, mahasiswi yang pernah menjadi staff Departemen Informasi & Komunikasi (Infokom) Rohis Al-Bahrain FPIK Undip 2014 dan kini menjabat sebagai Staff Ahli Peka BEM Undip 2015 itu berhasil meraih penghargaan sebagai The Best Presenter. Ia berhasil mengalahkan puluhan peserta dari beberapa universitas di wilayah ASEAN.

Pemaparan presentasi Yochi mengangkat teknologi pengawetan ikan yang ramah lingkungan. Pemaparan ini memukau para juri karena karya yang diangkatnya memiliki keberlanjutan yang menjanjikan.

RECONSA 2015 ini mengusung tema “Innovative and Sustainable Voluntarism” dan diikuti oleh oleh beberapa negara yaitu Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Brunei Darussalam. RECONSA bertujuan mempersatukan pelajar terutama di wilayah ASEAN untuk bersama-sama mendiskusikan peran mahasiswa dalam volunterism. Acara ini diadakan agar para pelajar di ASEAN dapat saling bertukar ide, pengalaman dan opini tentang kegiatan sukarela untuk perubahan dunia yang lebih baik. (kampusundip/dakwahmedia)

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Tuesday, November 24, 2015

Post a Comment
close