Perancis Menyerang pemukiman Sipil, Bukan ISIS

Pesawat jet tempur Prancis, melakukan bombardir ke wilayah Suriah yang diklaim menjadi basis ISIS. Namun terbukti serangan itu masih saja menyasar pemukiman sipil.

Sebuah video di Youtube yang disiarkan Kiwyz dan diposting sekitar tiga hari lalu itu, membuktikan bila serangan-serangan pesawat sekutu, justru jatuh di pemukiman padat penduduk. Warga tak berdosa pun menjadi korban.

Dalam video berdurasi 3:49 itu, terlihat jelas saat suara pesawat meraung-raung di langit kota Raqqa, Suriah. Tak lama setelahnya bom-bom pun berjatuhan.  Pengambil gambar video amatir lantas berkali-kali teriak Allahu Akbar...Allahu Akbar.

Ia terus merekam suasana kepanikan warga kota Raqqa. Beberapa bangunan hancur dan rubuh. Seorang pria remaja tampak berlumuran darah. Beberapa orang yang juga terlihat panik, berusaha menolongnya. Tapi mereka kembali ketakutan, karena suara jet tempur terus meraung-raung.

Tak hanya itu, dari sebuah bangunan yang hancur, terdengar suara tangisan bayi, anak-anak dan perempuan. Beberapa diantara mereka panik.

''Allahu Akbar...Allahu Akbar...,'' seorang anak kecil tampak mengendong adiknya yang masih balita dari reruntuhan bangunan yang hancur. Lantas terdengar ada yang membaca Surat Al Fatihah dengan suara parau penuh kepanikan.
Suriah kini menjadi sasaran serangan Prancis dan sekutunya. Presiden Prancis, Francois Hollande mengatakan ini sebagai bentuk balasan dari teror yang menewaskan 129 warganya di Paris pada pekan lalu.

''Mereka (ISIS) meminta perang dan kita tak akan memberi ampun,'' kata Hollande.

Negara-negara Internasional kini mendesak, agar perang melawan ISIS jangan sampai memakan korban jiwa dari kalangan sipil. Namun desakan itu masih tidak terbukti ampuh. Ratusan korban sipil dilaporkan terus berjatuhan dampak dari beberapa serangan udara mematikan.(afz/JPG)
Like Fanpage kami :

Friday, November 20, 2015

Post a Comment
close