Kasparov: “Putin Bantu Asad Bunuh Warga Sipil dan Hancurkan Semua Oposisi Suriah, Kecuali ISIS”

Pemimpin Oposisi Rusia yang juga pecatur dunia Garry Kasparov baru-baru ini mengeluarkan pernyataan keras di jejaring sosial Twitter, akun pribadinya.

Kemarahannya ditengarai ditujukan kepada Vladimir Putin terkait keputusan terakhir terhadap Turki yang dilakukan Presiden Rusia itu.

Kasparov mengritik sikap Putin yang selalu berada di balik serangan diktator Suriah Basyar Asad dan memfitnah Turki membeli minyak dari Daesh (ISIS).

Menurut Kasparov, hal itu tidak benar. Justru, kata Kasparov, Rusia telah mengambil keuntungan bekerjasama dengan Daesh dan rezim Asad.

“Asad dan Putin melakukan bisnis yang menguntungkan dengan Daesh. Mereka berdua tidak peduli tentang Suriah, hanya uang dan kekuatan yang mereka perdulikan,” ungkap Kasparov seperti dilansir Dailysabah, Rabu (2/12).

Tokoh oposisi terkemuka Rusia lainnya pun mengecam tindakan Putin yang menghentikan impor makanan dari Turki dan visa perjalanan Turki-Rusia. Hal itu dilakukan Putin setelah pesawat jet tempur Rusia ditembak jatuh karena melanggar wilayah udara Turki pada 24 November lalu.

“Putin menghentikan impor makanan dari Turki beserta visa penerbangan Turki-Rusia,” kata Kasparov pada akun twitter miliknya.

Agen perjalanan di Rusia telah menghentikan penjualan tiket pesawat maupun angkutan umum lainnya untuk warga Rusia yang ingin mengunjungi Turki. Hal itu juga dilakukan oleh Pemerintah Rusia untuk memutus hubungan antara kedua negara.

Tidak hanya itu, lewat akun twitternya Kasparov mengatakan bahwa Putin memberikan dukungan penuh kepada Presiden Basyar Asad untuk membunuh warga sipil di Suriah.

“Putin membantu Asad membunuh warga sipil dan menghancurkan semua oposisi, kecuali ISIS. Hampir ribuan warga Suriah dibunuh secara massal oleh Asad dan Putin,” ujar Kasparov.

Kasparov juga tidak ragu-ragu untuk menyebutkan pengambilan tanah secara paksa yang dilakukan oleh Rusia terhadap Krimea.

“Putin telah berbohong secara terang-terangan. Untuk apa percaya terhadap Putin,” jelasnya.

Ketika jet tempur Rusia ditembak jatuh oleh Turki, Garry Kasparov menuliskan status pada tweetnya, 24 November. Ia mengungkap, meskipun sudah mendapat peringatan, Putin menugaskan komandannya untuk memberitahu pilot mereka agar mengabaikan peringatan pemerintah Turki.

“Kebohongan Itu dilakukan Putin untuk menguji tekad mereka dan agar terlihat tangguh di mata dunia,” tegasnya.
Like Fanpage kami :

Wednesday, December 2, 2015

Post a Comment
close