Kecewa dengan Politikus, Kota di Rusia Calonkan Kucing Jadi Walikota




Warga kota Barnaul, selatan Rusia, mengaku kecewa dengan politikus. Mereka akhirnya mencalonkan kucing berbulu jenis Barsik untuk menjadi wali kota baru.

Seperti dilansir laman the Guardian Rabu (16/12), kucing berusia 18 bulan tersebut memimpin jauh dari saingannya yang merupakan manusia dalam jajak pendapat tak resmi yang dijalankan sebuah media sosial.

Kucing tersebut memimpin 91 persen atau sekitar lebih dari 5.400 suara pada Selasa (15/12). Jajak pendapat yang diluncurkan awal bulan oleh Altai di jaringan sosial Rusia Vk, menjadi perbincangan di kota yang terletak di timur Moskow tersebut.

Salah seorang warga Yevgeny Kuznetsov mengatakan, warga sudah tak tahu lagi siapa yang harus dipercaya.
"Mereka telah sampai pada kesimpulan bahwa merea tak bisa lagi mempercayai pihak berwenang," ujar Kuznetsov.

Barnaul merupakan kota di dekat pegunungan Altai. Kota tersebut telah diguncang serangkaian kasus korupsi tingkat tinggi. Sebuah komisi yang terdiri dari dewan kota dan gubernur daerah Alexander Karlin akan bersidang pekan depan untuk menunjukk pemimpin baru kota. Ini dilakukan setelah pemimpin sebelumnya Igor Savintsev mengundurkan diri pada Agustus menyusul tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.

Salah satu pengurus jajak pendapat online yang menyamarkan diri dengan nama samaran "Altai Farmer" mengatakan mereka telah mengumpulkan dana publik untuk memasang reklame menggambarkan calon kucing tersebut. Slogan di papan iklan berbunyi, "Hanya tikus yang tak memilih Barsik".
Like Fanpage kami :

Tuesday, December 15, 2015

Post a Comment
close