Koalisi Saudi, Adalah Koalisi Untuk Hancurkan Mujahidin lurus?



Koalisi Militer bentukan Saudi adalah Koalisi Syaithan yang digunakan untuk menghancurkan Islam dan kaum Muslim..

Sedini mungkin kami mengingatkan. Ini adalah aliansi syaithan, karena tetap dalam koordinasi Amerika Serikat. Dan tujuannya untuk memerangi "terorisme". Terorisme yang mereka makaud, dalam hal ini berulangkali kita lihat adalah Islam dan kaum Muslim. ISIS hanya alibi.
Termasuk Saudi menjadi Tuan rumah memfasilitasi Konferensi Riyadh (hakikatnya adalah konspirasi) yang memaksa faksi faksi di Syam untuk gencatan senjata, berunding membentuk masyarakat sipil madani Sekuler arahan Amerika Serikat. Ini adalah merupakan bentuk penyelewengan Revolusi Syam yang diberkati. Polanya tidak akan jauh beda seperti " Arab Spring". Jika ini dibiarkan, nasib Suriah tidak akan jauh beda seperti Tunis, Mesir, Lybia, dan Irak.

Kaum muslim....

AS sudah sakarat secara finansial, utang luar negerinya pemecah rekor, jika dia langsung terlibat perang, terlalu mahal, dan belum tentu disetujui oleh Kongres. Sedari awal, dilapangan, AS menggunakan China, Iran, Rusia, Francis, dan terakhir Inggris untuk menggebuk dan melumpuhkan mujahidin Suriah yang dinilai tidak mau berdamai. Namun dengan pertolongan Allah, hampir 5 tahun, Suriah tetap bertahan.

Beberapa saat yang lalu, Arab Saudi, Turki, Qatar, Libanon, adalah negeri negeri Islam yang tidak secara langsung menyokong AS dalam memggempur muslim Suriah. Arab Saudi secara gigih, via dalam maupun luar negeri Suriah gigih menyeret faksi faksi untuk berunding dengan skenario AS. Mulai dari Wina 1, Wina2, Wina 3, dan terakhir konferensi di Hotel Riyadh. Sementara Libanon menyeleksi faksi faksi yang mau berunding dan tidak. Turki memberikan fasilitas pangkalanya untuk Inggris membombardir Suriah...

Saat ini, Arab Saudi membuat koalisi militer 34 negara, Indonesia ga masuk??? Itu ga penting. Koalisi ini jelas jelas untuk menambah "amunisi" AS untuk menggempur Islam dan kaum muslimin atas nama teroris.

Tidak percaya? Lihat saja ke depan ke mana "moncong" koalisi ini di arahkan. Ke tentara Yahudi atau "teroris"...

Wallahu 'alam.

Luthfi Hidayat
Like Fanpage kami :

Tuesday, December 15, 2015

Post a Comment
close