Lebih dari 200 Cendekiawan Afrika Selatan Boikot Akademik Terhadap Israel



LEBIH dari 200 cendekiawan Afrika Selatan merilis sebuah pernyataan yang mengumumkan dukungan mereka untuk melakukan boikot akademik terhadap Israel.

Para cendekiawan itu mengumumkan bahwa mereka akan menahan diri menerima undangan dari lembaga Israel dan juga menghadiri konferensi yang diselenggarakan atau disponsori oleh Israel, surat kabar Israel Haaretz melaporkan Rabu kemarin (16/12/2015).

“Kami akan mempertahankan posisi ini sampai Israel sesuai dengan hukum internasional dan menghormati prinsip-prinsip universal hak asasi manusia,” kata pernyataan mereka.

Para cendekiawan mengatakan mereka sangat terganggu oleh pendudukan ilegal Israel atas tanah Palestina serta pelanggaran hak asasi manusia yang merugikan semua bagian dari rakyat Palestina.

Langkah para cendekiawan ini mengikuti langkah serupa yang diluncurkan oleh cendekiawan Inggris dan AS selama beberapa bulan terakhir.

Pada bulan November, Asosiasi Antropologi Amerika, organisasi profesional terbesar antropolog di dunia, menyetujui resolusi untuk memboikot institusi akademik Israel.

Selain itu, gerakan boikot, divestasi dan sanksi terhadap Israel yang dikenal sebagai BDS, mendapatkan momentum di kampus-kampus AS dan gereja, serta di banyak tempat di Eropa. Gerakan BDS sendiri berusaha mengakhiri pendudukan Israel dan kolonisasi tanah Palestina.[islampos]
Like Fanpage kami :

Wednesday, December 16, 2015

Post a Comment
close