Panglima TNI: Negara di Garis Khatulistiwa akan Jadi Rebutan


Dari waktu ke waktu jumlah penduduk dunia semakin bertambah hingga lebih dari 4 milliar jiwa. Padahal, dunia ini secara normal hanya mampu menampung penduduk sebanyak 3 - 4 miliar penduduk.

Semakin bertambah jumlah penduduk, semakin besar permintaan pangan dan energi. Sedangkan luas lahan penghasil bahan pangan dan tempat tinggal justru makin menyusut. Di titik inilah perebutan sumber daya alam bisa menjadi sumber sengketa baru.

"Saya khawatir apakah TNI mampu menjaga keutuhan bangsa di tengah semakin bertambahnya jumlah penduduk Indonesia" ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat Semunar Bela Negara dan Sosialisasi 4 Pilar MPR di Hotel Four Point, Jalan Landak, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu  (12/12/2015).

"Di Timur Tengah terjadi konflik berkepanjangan karena mereka penghasil minyak," sambungnya.

Maka di masa depan konflik di dunia berlatar energi. Negara-negara di kawasan equator seperti Indonesia, Afrika Tengah, Ghana, dan Brasil, menurut Gatot sangat luar biasa. Sehingga diperebutkan banyak negara. 

Gatot mengatakan, ke depannya konflik di Timur Tengah akan bergeser ke daerah equator. Untuk itu dirinya mengajak semua untuk bangkit dan bersatu. 

"Indonesia adalah negara luar biasa yang memiliki kekayaan alam melimpah dan beraneka rupa. Semua ingin menguasai Indonesia," ungkap Gatot.
Like Fanpage kami :

Friday, December 11, 2015

Post a Comment
close