Fantastis, Inilah Biaya yang Dihabiskan AS dalam Serangan di Irak dan Suriah



Washington – Sejak membentuk koalisi internasional, Amerika Serikat telah melancarkan serangan udara terhadap mujahidin di Irak dan Suriah sejak Agustus 2014. Ternyata, pemerintahan Barack Obama setiap harinya mengeluarkan biaya yang fantastis untuk menjalankan misi itu.

Serangan udara AS terhadap Daulah Islamiyah dan mujahidin lain di Irak dan Suriah telah menelan biaya sebesar 5,5 miliar dolar atau lebih dari 76 triliun rupiah. Jika dirata-rata, maka setiap harinya mereka harus mengeluarkan sekitar 11,2 juta dolar atau hampir 155 miliar setiap harinya. Menurut data terbaru Departemen Pertahanan, angka itu meningkat sebesar dua juta dolar sejak Juni lalu.

Angkatan udara menyerap anggaran terbesar, senilai 3,75 miliar dolar atau setara dengan 70 persen dari keseluruhan anggaran. Setiap harinya armada udara Pentagon membutuhkan biaya 7,7 juta dolar.

Lebih dari 50 persen biaya angkatan udara digunakan untuk operasi penerbangan harian. Sepanjang 2015 saja, Amerika Serikat melakukan 21.000 serangan udara di Irak. Sementara 9.000 serangan udara lainnya dilakukan di Suriah.

Menjelang akhir 2015, Amerika Serikat semakin meningkatkan serangannya. Pada November dan Desember, angkatan udara mereka menjatuhkan lebih dari 3.100 bom.

“Ketika sampai akhir 2016, saya berharap akan menjadi baik apa yang dilakukan terhadap ISIS,” kata Kepala Komando Pusat Angkatan Udara, Letjend Charles Brown, baru-baru ini.

Terbaru Amerika Serikat mengklaim berhasil meledakkan gudang milik ISIS di Irak, Senin (11/01) lalu. Gudang itu diperkirakan merupakan tempat penyimpanan unag tunai milik Daulah.

Kampanye militer koalisi internasional kembali meningkat menyusul serangan mematiakn di Paris menjelang akhir tahun 2015. Kondisi itu pun semakin memperparah krisis kemanusiaan, terutama bagi warga Suriah.

sumber: kiblat.net
Like Fanpage kami :

Wednesday, January 13, 2016

Post a Comment
close