Hizbut Tahrir Palestina: Diperlukan Tentara Muslim untuk Akhiri Pendudukan Israel



KELOMPOK Hizbut Tahrir Palestina (HTP) pada Jumat lalu memuji serangan individu yang dilakukan oleh warga Palestina namun mengatakan kekuatan “tentara Muslim” lebih diperlukan untuk mengakhiri pendudukan militer Israel.

Seorang pemimpin senior HT Palestina, Musab Abu Arqub, mengatakan kepada Ma’an dalam sebuah wawancara bahwa kelompok mereka melihat gelombang serangan yang dimulai pada bulan Oktober sebagai reaksi yang populer untuk melawan pendudukan Israel.

“Serangan individu mengganggu dan membuat tersiksa pendudukan, tetapi serangan seperti itu tidak akan cukup untuk mewujudkan pembebasan Palestina,” kata Abu Arqub.

Musab Abu Arqub mengatakan kepada Ma’an bahwa salah satu tujuan utama HT di Palestina adalah untuk meningkatkan kesadaran bahwa cara yang paling sah dan praktis untuk membebaskan Palestina adalah melalui jihad oleh tentara Muslim seutuhnya.

“Kami menyerukan kepada rakyat Palestina untuk meningkatkan suara mereka dan memusatkan upaya mereka dengan mendesak tentara Muslim untuk mendukung Palestina serta al-Aqsha dan mengusir orang-orang Yahudi dari tanah Palestina yang diberkati,” kata pemimpin senior HTP tersebut.

Ketika ditanya tentang peran pendukung HT dalam hal pelanggaran yang dilakukan oleh Israel di kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem, Abu Arqub mengatakan kepada Ma’an bahwa kelompok mereka telah aktif dalam membela tempat suci berdampingan bersama dengan kelompok Murabiteen.

Murabiteen adalah kelompok yang terdiri dari relawan yang sering tinggal di dalam kompleks dengan tujuan mencegah kelompok Yahudi sayap kanan memasuki Al-aqsha.

Kelompok itu dilarang pada bulan September oleh menteri pertahanan Israel dengan alasan kegiatan mereka menjadi faktor utama dalam menciptakan ketegangan dan kekerasan di dalam kompleks.

HT Palestina sendiri sebagian besar menghindari konfrontasi dengan pemerintah Israel karena kurang percaya dirinya kelompok ini berpartisipasi dalam kegiatan bersenjata melawan Israel.


sumber: islampos
Like Fanpage kami :

Saturday, January 2, 2016

Post a Comment
close