Rusia Rayu AS Masukan 2 Kelompok Mujahidin Suriah Dalam Daftar Teroris



Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Gennady Jatilov, menyatakan tidak ada tempat bagi kelompok pejuang revolusi “Brigade Pembebasan Syam” dan “Tentara Islam” dalam pembicaraan damai penyelesaian konflik di Suriah, karena keduanya dianggap teroris.

“Rusia telah menegaskan sikap dalam dialog dengan Amerika Serikat sebelumnya bahwa tidak ada perwakilan dari kelompok Brigade Pembebasan Syam ataupun Tentara Islam dalam pembicaraan damai Suriah,” ujar Gennady Jatilov dalamwawancaranya dengan stasiun televisi Rusia Today.

Gennady Jatilov melanjutkan, “Kami percaya bahwa delegasi kelompok revolusi tidak harus diwakili oleh meraka yang dianggap Barat teroris. Akan tetapi cukup dengan kekuatan yang mendukung mendukung penyelesaian politik, bukan organisasi dan pendukung solusi militer terhadap konflik di Suriah.”

Sementara itu menanggapi rencana pertemuan Menlu Rusia Sergei Lavrov dengan rekannya dari Amerika Serikat, John Kerry, pada pekan depan. Gennady Jatilov membocorkan bahwa pertemuan keduanya tidak hanya akan membahas masalah Suriah semata.

Perlu diketahui bahwa Rusia menganggap mereka yang yang menginginkan solusi militer dan pengunduran diri Syiah Bashar Al Assad sebagai cara penyelesaian konflik  di Suriah adalah bagian dari kelompok teroris.

sumber: islampos
Like Fanpage kami :

Thursday, January 14, 2016

Post a Comment
close