ISIS Resmikan Dollar AS sebagai Mata Uang resmi, ada Apa?



Kelompok militer ISIS menyatakan bahwa dolar AS menjadi matauang mereka. Pekan lalu kantor berita Associate Press melaporkan:

Dalam dua minggu terakhir, kelompok ekstrimis mulai menerima hanya dolar untuk pembayaran “pajak”, iuran air dan tagihan listrik, menurut aktivis Raqqa, yang untuk keselamatannya, menggunakan nama samaran Abu Ahmad. “Semuanya harus dibayar dalam dolar,” katanya.

Banyak negara di seluruh dunia menggunakan dolar secara eksklusif atau menerimanya dalam transaksi perdagangan, selain mata uang lokal. Mengingat buah lain dari kapitalisme Barat, mulai dari truk Toyota, persenjataan alat-alat berat, sampai ke Twitter, di mana kelompok ISIS menggunakannya secara luas, maka tidak begitu mengejutkan bahwa kelompok ini bergantung pada greenback. Demikian dilaporkan oleh HangTheBankers.com.

Sebelumnya, pada akhir 2014 lalu, ISIS mengumumkan rencana untuk mencetak sendiri koin dinar emas, koin dirham perak, dan fulus tembaga uang diawasi oleh pemimpin kelompik tersebut, yaitu Abu Bakr al-Baghdad, sebagai klaim cara untuk menjauh dari “sistem keuangan tiran.”

ISIS-US-dollar-currency

Namun, rencana penerbitan mata uang emas dan perak itu tampaknya hanya bagian dari propaganda kelompok tersebut. Itu hanya taktik untuk menarik simpati umat Islam, yang memang tengah mengupayakan penerapan kembali muamalat dengan Dinar dan dirham (zaim saidi/dakwahmedia)
Like Fanpage kami :

Wednesday, February 24, 2016

Post a Comment
close