Polisi Sita Puluhan Senjata Dari Pemuda Pancasila Medan, layakkah disebut Ormas?


Medan - Puluhan senjata tajam (Sajam) berupa samurai, golok, pedang panjang, tombak dan senjata api (Senpi) disita polisi dari penggeledahan di Kantor Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Jl Sisingamangaraja kawasan Mariendal, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (31/1) sore. 


Penggeledahan itu dilakukan polisi menyusul memanasnya situasi keamanan pascabentrokan antara PP dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK), yang menewaskan dua orang dan melukai puluhan orang tersebut, akhir pekan lalu

"Sejata yang paling banyak diamankan itu adalah tombak dan pedang. Barang bukti itu sudah kita amankan," ujar Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Patumbak, Kompol Wilson Bugner di lokasi penggeledahan. 

Dia mengatakan, dalam melakukan penggeledahan itu, pihaknya juga mengamankan orang yang menjaga kantor organisasi tersebut. Mereka yang diamankan itu dipastikan anggota PP di Kecamatan Medan Amplas. 

"Tidak hanya melakukan penggeledahan dan pengamanan di Kantor PP, kita yang juga dibantu personel dari Polresta Medan dan Brimob Sumut, juga melakukan penjagaan di Kantor IPK Medan Amplas," sebutnya.

Namun sekalilagi, mereka tak disebut teroris, jika yang seperti adalah ormas Islam, mungkin beritanya akan mengudara 24 jam di televisi nasional, tukas fanepage Front Pembela Islam atau FPI [Berita1]
Like Fanpage kami :

Tuesday, February 2, 2016

Post a Comment
close