Dubes Indonesia di Suriah Membenarkan Bashar Ashad Boikot Warga Sipil di Madaya

Di sela-sela acara diskusi tentang krisis Suriah yang diselenggarakan oleh Prodi Sastra Arab FIB UGM Jumat Siang, (4/3/2016), Dubes Indonesia untuk Suriah Drs. Djoko Harjanto, M.A membenarkan adanya krisis kemanusiaan di Madaya, Suriah.

Menurutnya, pemerintah rezim Bashar Ashad, secara represif telah melakukan pemboikotan terhadap warganya yang berada di Madaya.

“Pemerintah mengepung Madaya itu benar. Karena sebelum perang pun Madaya itu berbatasan dengan Lebanon. Madaya itu pusat penyelundupan dan macam-macam. Orang Madaya ini sejak sebelum perang tidak baik sama pemerintah, banyak pejabat pemerintah dibunuh. Setelah perang sekalian dikepung aja biar mati, mungkin begitu,” ujar Djoko.

Menurut data Kedutaan, hingga 2016 ini jumlah korban akibat krisis di Suriah telah mencapai sekitar 470.000 korban jiwa. Sedangkan upaya-upaya perundingan yang dilakukan selalu gagal.

Lebih lanjut Djoko menambahkan, “Saya nggak bisa jamin perundingan Jenewa akan sukses. Namun langkah untuk perdamaian ini selangkah ada kemajuan,” pungkasnya.

Djoko Harjanto, merupakan diplomat Indonesia yang menerima penghargaan dari Institut Tinggi Sham (Ma’had Sham ‘Aly) dalam prosesi wisuda Institut Tinggi Sham di Gedung Opera Daar al-Assad Damaskus pada 4 November 2015 silam.

Penghargaan itu disampaikan langsung Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Tinggi Sham, yang juga Menteri Agama Suriah, Abdul Satar Sayyid, diberikan atas upaya Dubes RI dalam memperjuangkan para pelajar Indonesia di tengah gejolak konflik senjata berkepanjangan di negeri itu.

Selain itu, Indonesia tercatat sebagai satu di antara sedikit negara yang masih mempertahankan perwakilan diplomatik dengan kepala perwakilan setingkat duta besar di Ibu Kota Damaskus.

Sejak konflik bersenjata berkecamuk di Suriah pada 2011, pemerintah Indonesia telah merepatriasi 12.871 WNI kembali ke Tanah Air dan masih terus berlangsung hingga sekarang. [panjimas]
Like Fanpage kami :

Sunday, March 6, 2016

Post a Comment
close