Hati-Hati, Berawal dari Bercanda Masa Kecil Berakhir Kelumpuhan



Kenakalan anak-anak sering kali berujung bahaya jika tidak mendapat perhatian dari orang dewasa.
Terlebih saat berada di sekolah. Berkumpul dengan teman dan jauh dari pantauan orangtua.
Guru sebagai pengganti orangtua di sekolah tidak dapat memantau satu-persatu muridnya apalagi jika jumlah siswanya banyak.

Bukan tidak mungkin kejadian siswa SD di Jakarta Utara meninggal beberapa waktu lalu karena berkelahi terjadi kembali.

Sebuah pesan Broadcast (BC) di layanan pesan singkat WhatsApp ramai dibicarakan.
Dalam pesan itu tertulis peristiwa yang dialami seorang siswi SMPN 2.
Siswi yang tidak disebutkan namanya itu harus dirawat di RS Salak karena menderita kelumpuhan dan tidak bisa bicara.

Penyebabnya bermula karena keisengan teman sekelasnya yang menarik kursi siswi itu saat ia akan duduk.

Dari keterangan pesan BC itu, ia jatuh dan terkena tulang ekornya.
Berikut isi pesan BC tersebut dan diunggah ke facebook oleh akun Dessy Ferdian
Dapat info dari temen :

Asslm....tlng d ingatkan kembali kpda anak2 qt agar tidak bercanda dng cara menarik bangku ketika akan duduk.

Kawan putri saya di SMPN 2 kelas 8G putri seminggu yg lalu ketika akan duduk kursinya di tarik oleh kawan laki2 nya sehingga dia jatuh terduduk dan dia langsung terdiam dan hanya mengeluarkan air mata, kemudian pihak sklh langsung membawa ke rs Salak.

Sampai saat ini putri tersebut menderita kelumpuhan dan tidak bisa berbicara menurut dokter dia terjatuh terkena tulang ekornya.

Marilah qt sama2 mengingatkan kembali kpda putra putri semua agar tidak terjadi lagi peristiwa yg keliatannya hanya sepele tetapi dapat merusak masa depan putra putri tercinta qt. 

[sumsel.tribunnews.com]
Like Fanpage kami :

Tuesday, March 8, 2016

Post a Comment
close