Pendeta Gilbert Ledek Penerapan Syariat Islam Aceh, Mendapat Kecaman Publik



Pernyataan pendeta Gilbert Emanuel Lumoindong yang bernada ledekan terhadap penerapan Syariat Islam Aceh menuai kecaman dari publik Indonesia khususnya para netizen, sebagian besar menganggap pendeta ini tidak memahami arti toleransi.

“Aneh. Itu syariat Islam buat umat islam sendiri kok ribut. Mbok ya terapkan sendiri syariat kristen kepada umatnya sendiri, kan banyak syariat kristen yang ga dijalankan olehnya dan umatnya” tulis netizen bernama Santy.

Senada dengan Santy, netizen lain bernama Yani Syah menuliskan : “Non muslim tidak perlu ikt campur tentang agama kami, kamipun (muslim) tidak ingin ikut campur urusan agamamu !!”.

Sementara pengamat media sosial Eko Setiawan mengungkapkan bahwa pendeta Gilbert justru mempermalukan ajaran kristen itu sendiri dengan memperlihatkan gaya intoleran dengan ikut campur urusan agama Islam.

“Pendeta Gilbert ini contoh sosok yang tak faham makna toleransi, padahal Aceh ini memiliki hak Istimewa yang sangat jelas diatur dalam Undang-Undang di Indonesia” ujar Eko kepada Islamedia, kamis (3/3/2016).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pendeta Kristen bernama Gilbert Emanuel Lumoindong meledek penerapan Syariat Islam di Aceh berupa hukuman cambuk. Melalui akun twitter pribadinya, secara tersirat Gilbert menganggap hukuman cambuk tidak pantas lagi di tahun 2016. [islamedia]
Like Fanpage kami :

Thursday, March 3, 2016

Post a Comment
close