Teror Densus 88, Todongkan Senjata Di depan Murid Murid TK


Matahari mulai meninggi, sejumlah siswa-siswi Raudhatul Athfal (TK) Amanah Ummah di Dukuh Brengkungan Desa Pogung Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sedang belajar dengan gembira. Mereka bersemangat mendengar para ustadzahnya sedang bercerita.

Saat itu, jarum jam masih menunjuk di angka 10 pagi. Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan kedatangan segerombolan pasukan tempur dengan membawa senapan laras panjang. Seketika itu, proses kegiatan belajar mengajar pun bubar. anak-anak tanpa dosa itu pun histeris menangis, para ustadzah ikut bingung.

Ternyata, pasukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri tengah menggerebek taman kanak-kanak sekaligus rumah seorang warga yang diduga sebagai teroris.

Terduga berinisial SY seorang aktivis muslim pendiri masjid di kampungnya dan perintis pendidikan anak RA Ammanah Ummah.

SY ditangkap pada 8 Maret 2016 di depan masjid seusai melaksanakan sholat magrib berjamaah. Ketika itu sebuah mobil berhenti di depan masjid dan dua orang keluar untuk menarik SY. Spontan jamaah pun kaget. “Ada apa ini pak?” tanya dari seorang mereka. “Urusan utang piutang,” sergah Densus. Tak disangka, dua hari kemudian ternyata mereka adalah Densus 88.

Penggeledahan pun dilakukan untuk melengkapi bukti-bukti, tapi Densus tidak menemukan apa-apa kecuali sobekan kertas, dan sebuah unit sepeda motor pun disita.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait dari pihak kepolisian. (Kiblat/Dakwahmedia)



Reporter: Abdullah (Klaten)
Editor: Alamsyah
Like Fanpage kami :

Friday, March 11, 2016

Post a Comment
close