Ada Indikasi Terorsime Di Indonesia Sengaja Dipelihara


www.dakwahmedia.net - Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mencurigai adanya pemeliharaan terorisme di Indonesia oleh aparatur negara. Pasalnya Dahnil menduga terdapat ternak teror, yang kemudian bergeser menjadi perburuan rente.

“Jika terorisme itu dilawan tentu kita akan mengamini itu, dalam artian memberantas. Tapi jangan sampai isu terorisme ini yang awalnya memang ada isu ini, kemudian diperluas dan diperbesar jumlahnya,” ujarnya saat mengisi Diskusi Madrasah Anti-Korupsi Muhammadiyah, seri-8 yang bertajuk ‘Terorisme dan Korupsi’, Jum’at (29/04) di gedung PP Muhammadiyah, Jakarta.

Belakangan, Dahnil membaca ada motif yang disebut dengan perburuan rente oleh oknum aparatur negara. Ia mengatakan bahwa hal ini harus dikhawatirkan. Pasalnya jika isu terorisme ini kemudian disalahgunakan untuk perburuan rente, akan ada yang memanfaatkannya untuk masuk ke ranah politik.

“Ini yang harus kita waspadai, ini juga yang harus kita lawan,” sambungnya.

Oleh sebab itu, katanya, RUU Terorisme penting menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Jangan sampai penanganan terorisme kemudian memberikan wewenang yang luar biasa kepada sebuah aparatur negara, sehingga menyebabkan abuse of power. Itu yang kemudian yang melahirkan korupsi atau perburuan rente.

“Ini harus menjadi koreksi agar RUU yang nanti dibahas di DPR, jangan membuka ruang hadirnya abuse of power, yang dilakukan oleh salah satu aparatur negara,” tegas Dahnil.

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Saturday, April 30, 2016

Post a Comment
close