Apakabar Revolusi Syam, Warga Syam Terus Serukan Revolusi


www.dakwahmedia.net - Warga Suriah di wilayah-wilayah yang dikontrol oposisi kembali turun ke jalan menyuarakan revolusi dan tuntutan rezim Bashar Assad mundur. Aksi ini digelar hampir setiap Jumat sejak diberlakukannya gencatan senjata pada awal Maret kemarin.

Kantor berita Al-Jazeera melaporkan, Jumat (01/04), aksi itu terjadi di sepuluh kota besar dan kota-kota kecil lainnya yang dikontrol oposisi. Mereka mendesak Bashar Assad turun dan revolusi berlanjut.

Tak hanya di kota-kota yang sepenuhnya dibebaskan, demonstrasi tersebut juga digelar di kota-kota yang terkepung, seperti Duma di pedesaan Damaskus dan Lingkungan Al-Wa’ar di Homs. Mereka juga mengecam masyarakat internasional yang dianggap abai terhadap pembantaian yang dilakukan Bashar Assad.

Warga Suriah menamakan aksi pada Jumat itu “Aksi Menolak Federalisme”. Mereka menolak wacana pembagian Suriah dan mendesak menjaga kesatuan Suriah dan melengserkan Bashar Assad.

Demonstrasi semacam ini setiap pekan digelar di hari Jumat. Warga memanfaatkan waktu shalat Jumat untuk berkumpul dan turun ke jalan. Gencatan senjata membuat mereka bebas melaksanakan aksi tanpa khawatir ancaman serangan udara.

Dalam konteks terkait, Jaringan Berita Syam melaporkan rezim melanggar gencatan senjata di sejumlah kota. Jet tempur rezim dan Rusia meluncurkan serangan di daerah-daerah yang menjadi front antara oposisi dan rezim.
Like Fanpage kami :

Friday, April 1, 2016

Post a Comment
close