Mabes Polri Panggil Ayah Siyono


www.dakwahmedia.net - Beberapa waktu lalu ayah Siyono, Marso Diyono sempat dipanggil ke Polres Klaten untuk diminta keterangan soal kronologi penangkapan Siyono. Kemudian pada Jum’at (15/04), Marso diundang untuk datang ke Mabes Jakarta.

“Mbah Marso (ayah Siyono) dipanggil ke Mabes Jakarta. Dan saya sebagai anak akan mendampingi, ” kata kakak Siyono, Wagiyono kepada Kiblat.net pada Senin ( 17/04) di masjid Muniroh, Klaten.

Ia mengatakan, surat undangan tersebut diberikan oleh dua orang polisi disertai pak RW setempat, Dalno.

“Yang nganter surat pak Ngadiman, aparat polisi. Kalau yang satunya nggak tau. Bersama pak RW Dalno,” imbuhnya.

Dari ketiga orang itu, yang menyerahkan adalah pak Ngadiman dari Polsek Cawas.

“Niki pak, ada undangan buat mbah kakung (ayah Siyono) untuk datang ke Mabes Jakarta, ” kata Wagiyono sambil menirukan gaya pak polisi.

Wagiyono juga mengatakan kalau ayahnya dipanggil ke Mabes Jakarta untuk dimintai keterangan sebagai saksi utama saat penangkapan.

“Ya, dipanggil terkait dengan kronologi penangkapan karena dia saksi utama,” ungkapnya.

Wagiyono rencananya akan pergi ke Mabes dengan didampingi oleh tim kuasa hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan wakil dari PDM (Pusat Dakwah Muhammadiyah) Klaten menggunakan pesawat.

“Sanjange pesawat, wong kulo mung dijak. Nek bayaran sedoyo sangking Muhammadiyah. Mboten sangking Mabes, wong kulo mboten bareng (katanya pesawat, orang saya cuma diajak. Kalau biaya semua ditanggung Muhammadiyah, bukan dari Mabes, kan saya nggak bareng Mabes),” tuturnya.

Menurut Wagiyono, ayahnya dupanggil ke Mabes selama dua hari. “Kalau di tanggalnya tertulis sembilan belas sampai dua puluh,” ujarnya.

Ayah Siyono pada Selasa (12/04) lalu dipanggil oleh kepolisian resort Klaten terkait dengan kronologi penangkapan Siyono. Dalam panggilan tersebut, ayah Siyono ditanya sejak siang hingga waktu Maghrib.

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Tuesday, April 19, 2016

Post a Comment
close