Masyarakat Jakarta Desak KPK Tangkap Ahok


www.dakwahmedia.net - Ribuan masyarakat Jakarta yang terdiri dari berbagai elemen di antaranya; Forum Betawi Rempug (FBR), Front Pembela Islam (FPI), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P 45), Gerakan Tangkap Ahok (GTA), Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) dan juga tokoh masyarakat menuntut Ahok karena tiga kasus korupsinya yang menyebabkan negara mengalami kerugian besar.

Dai kondang KH Abu Hanifah ketika orasi di depan kantor KPK mengatakan bahwa mendukung KPK untuk menangkap para koruptor tanpa memandang siapa pun orangnya.

“Siapa saja yang korupsi harus segera ditangkap” ujarnya ketika orasi di depan Kantor KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (4/4/20l6).

Kasus pertama, Ahok terindikasi telah merugikan negara sebesar Rp 1.691.393.636.322 dalam proses Penetapan Nilai Penyertaan Modal dan Penyerahan Aset Pemprov DKI Jakarta kepada PT Trans Jakarta (BUMD) melalui INBRENG (Penyertaan Modal Pemerintah selain uang tunai).

Tidak hanya itu, Ahok juga terindikasi melakukan korupsi yang menyebabkan negara mengalami kerugian besar senilai Rp 8.582.770.377 dalam proses Penyerahan Aset INBRENG Pemprov DKI Jakarta berupa tanah seluas 234 meter persegi dan tiga blok apartemen.

Adapun yang ketiga, negara mengalami kerugian sebesar Rp 191.334.550.000 dalam proses Pengadaan Tanah Rumah Sakit. Sumber Waras untuk pembangunan Rumah Sakit Khusus Jantung dan Kanker Pemprov DKI Jakarta.

Oleh karenanya, masyarakat Jakarta mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menangkap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 
Like Fanpage kami :

Monday, April 4, 2016

Post a Comment
close