Parpol Hanya Jadikan Rakyat Seperti Sapi Perah Ketika Pemilu


www.dakwahmedia.net - Ketua Umum Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Marlo Sitompul mengutuk keras program pemberangusan orang miskin yang terus dijalankan Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Basuki Tjahja Purnama.

Kasus terakhir yang membuktikan keberadaan orang miskin bagi Ahok merupakan musuh utama kesinambungan pembangunan kota adalah penggusuran warga miskin Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Pemprov DKI dan Ahok seharusnya membuka ruang partisipasi yang adil dan setara dengan para korban sehingga penataan ruang kota Jakarta tidak membunuh kehidupan rakyat miskin. Upaya ini hanya bisa dilakukan apabila Ahok menganggap rakyat miskin bukan sebagai penyakit dan biang kerok atas problem kota Jakarta,” tegas Marlo Sitompul melalui surat elektroniknya (12/4).

Namun Marlo Sitompul pesimis hal itu dapat terwujud secara nyata. Pengerahan 4.218 aparat personil gabungan untuk menggusur ratusan warga miskin di Pasar Ikan menjadi bukti Ahok lebih mengedepankan cara-cara represif ketimbang cara-cara yang lebih beradab dan memanusiakan manusia.

Selain Ahok, Marlo Sitompul menuding partai politik dan para politisi Kebon Sirih sebagai pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya pembunuhan kehidupan rakyat miskin di ibukota selama ini.
“Partai politik tidak pernah membela sungguh-sungguh rakyat miskin. Rakyat miskin hanya dijadikan sapi perahan jika ada pemilu, setelah itu dicampakkan,” katanya. [EraMuslim]
Like Fanpage kami :

Tuesday, April 12, 2016

Post a Comment
close