Sebut Muslimah Berjilbab Sebagai Budak Hitam, Menteri Perempuan Perancis Menerima Kecaman


www.dakwahmedia.net - Pernyataan rasis dan anti-Islam kembali dilontarkan salah seorang pejabat tinggi di Eropa, dengan menyamakan wanita Muslim berjilbab seperti budak kulit hitam yang lebih memilih perbudakan.

“Wanita yang memilih untuk menggunakan jilbab sama seperti warga kulit hitam Afrika dan Amerika yang lebih memilih perbudakan,” ujar Menteri Hak-Hak Perempuan Perancis, Laurence Rossignol, dalam wawancara di stasiun televisi BFM pada hari Rabu (30/03) kemarin.

Sementara itu bagi mereka yang membela hak-hak seorang Muslimah untuk menjalankan ajaran agamanya, Laurence Rossignol menyebut kelompok ini sebagai golongan garis keras seperti dilansir Reuters.

Laurence Rossignol sendiri dikenal sebagai tokoh berpengaruhh sekular Perancis yang menginginkan pemisahaan antara agama dan negara.

Sementara itu menanggapi pernyataan rasis tersebut, 18 pemuka Perancis telah menandatangani petisi online yang meminta Presiden Francois Hollande memecat Lawrence dan mengajak warga lainnya untuk ikut menandatangani petisi. [EM/DakwahMedia]
Like Fanpage kami :

Friday, April 1, 2016

Post a Comment
close