Ada Upaya Pemurtadan di Sentul Bogor


www.dakwahmedia.net - Lima belas warga muslim asal Serang Banten kedapatan menjadi korban pemurtadan di sebuah hotel di kawasan Babakan Madang, Sentul, Kabupaten Bogor, pada Senin (30/5).

Redaksi Suara Islam Online, Selasa (31/5), mendapatkan keterangan kronologi awal yang dihimpun oleh Badan Anti Teror Front (BATF), salah satu sayap juang Front Pembela Islam (FPI) yang mengawal kasus tersebut.

Keterangan didapat dari warga yang diperiksa kepolisian serta data yang dihimpun dari pihak polisi tentang dugaan kuat kegiatan pembaptisan kepada 15 orang warga Serang oleh Yayasan Maju Bangsa di Babakan Madang.

Berikut kronologi upaya pemurtadan tersebut:

a. Ke 15 warga tersebut berangkat dari Serang sekitar jam 08.00 WIB menggunakan 3 mobil pribadi menuju Hotel Ole Suite dengan alasan dalam rangka refreshing / liburan yang dijanjikan oleh Yayasan Maju Bangsa yang beralamat Karang Bolong Cilegon dan dikelola oleh Mr. Alex Polax.

b. Sekitar Jam 12.00 WIB tiba di hotel Ole Suite dan melanjutkan kegiatan dengan makan siang, berenang dan istirahat.

c. Jam 18.00 WIB ketika 15 orang beserta pengurus Yayasan Maju Bangsa melaksanakan kegiatan bernyanyi kerohanian di salah satu ruangan hotel, kemudian dihentikan oleh masyarakat desa Karang Tengah, dan beberapa tokoh agama setempat setelah mendapat laporan dari karyawan hotel.

Diketahui ada 5 orang dari Yayasan Maju Bangsa diantaranya :
- Mr. Alex Polax ( diketahui berkewarganegaraan Amerika Serikat, dan ketua Yayasan Maju Bangsa )
- IR Yakob Timisela, TH.M;
- Dudung Rohana (penerjemah);
- Algren Tambunan;
- Kris Sutanto.

d. Selanjutnya 5 orang dari Yayasan Maju Bangsa beserta 15 orang korban tersebut diamankan ke Polres Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Alex Polax saat di minta menunjukkan Paspor oleh kepolisian menolak, dan pihak kepolisian akan memanggil pihak imigrasi untuk mengecek data Alex Polak pada Selasa 31 Mei 2016, sedang ke 4 orang lainnya diperiksa diruangan terpisah.

e. Ke 15 warga serang yang dibawa ke Hotel Ole Suite diketahui beragama Islam.

f. Warga masyarakat Desa Karang Tengah mendapatkan keterangan dari salah satu karyawan hotel yang mengetahui kegiatan tersebut, dan masyarakat mendatangi hotel itu didampingi Kapolsek Babakan Madang, setelah sebelumnya berkoordinasi terlebih dahulu.

Rencananya sore ini, Selasa (31/5) pihak kepolisian akan memberikan keterangan hasil BAP mereka. Sejumlah ulama beserta tokoh masyarakat setempat dan umat Islam Bogor akan mengawal kasus ini hingga para pelaku mendapatkan hukuman. [SU/DakwahMedia]
Like Fanpage kami :

Tuesday, May 31, 2016

Post a Comment
close