TNI Dukung Banser Bersihkan Spanduk Khilafah, Ternyata HOAX



Beredarnya gambar editan tentang Pangdam V/Brawijaya disertai barisan prajurit TNI dan Banser NU memicu sejumlah polemik disemua kalangan khususnya dari pihak TNI dan NU. Pasalnya dalam gambar tersebut disertai tulisan
TNI Dukung Banser Bersihkan Spanduk khilafah
          dibawahnya juga ditulis
Mulai hari ini, bila anda melihat spanduk Khilafah anti NKRI, anda boleh turunkan, robek, bakar. NU dan TNI tangung jawab
Menurut sejumlah pihak gambar tersebut memuat unsur provokasi yang dapat menyulut adanya permusuhan antar anak bangsa.

Saat ditelusuri gambar editan tersebut diupload dan disebarkan oleh akun facebook Ustad Abu Janda al-Boliwudi dengan jumlah share 4.091 kali dibagikan oleh pengguna akun facebook.
Adalah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur sebagai pihak yang paling dirugikan dengan tersebarnya gambar-gambar tersebut ke publik karena merasa ada yang memelintir hasil pertemuan antara pihak Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Provinsi Jawa Timur dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi.

Saat PWNU dimintai konfirmasi terkait hal tersebut mengatakan pihaknya sama sekali tidak memberikan instruksi tentang penurunan spanduk yang bertuliskan khilafah dan juga tidak menyebarkan foto rekayasa yang dimaksud. PWNU hanya menerbitkan surat Instruksi yang ditujukan pada seluruh Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda GP Anshor Jatim bernomor 1277/PW/A-11/IV/2016 tentang instruksi penertiban dan pembersihan ruang publik dari seluruh pamflet, banner, spanduk, dan sejenisnya yang berpotensi memecah belah bangsa, mengancam keutuhan NKRI,melanggar ideologi Pancasila dan mengganggu ketentraman masyarakat pada umumnya yang tentunya surat tersebut hanya berlaku di wilayah Jatim (Tidak diluar Jatim). Surat edaran dapat dilihat di sini.

Sedangkan pihak TNI juga tidak merasa membahas adanya penurunan spanduk bertuliskan Khilafah seperti yang ditulis pada laman resmi Kodam V/Brawijaya yang dapat dilihat di sini.
Dalam press release tersebut jelas tertulis tujuan Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Provinsi Jawa Timur menemui Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi adalah untuk bersilahturahmi sekaligus membahas tentang adanya ancaman negara yang berasal dari Partai Komunis Indonesia (PKI) yang sudah menjadi bahaya laten.
Kunjungan kali ini bertujuan untuk silaturahmi dan memperkenalkan diri pengurus Satkowil Banser Jatim kepada Pangdam V/Brawijaya sekaligus membahas tentang ancaman bagi negara yang dimungkinkan dapat muncul di era saat ini seperti keberadaan PKI yang saat ini menjadi bahaya laten.
Demikian yang tertulis pada laman tersebut, Rabu (20/4/2016).

Sumber : Media Hankam
Like Fanpage kami :

Friday, May 6, 2016

Post a Comment
close