AS: Serangan Orlando Tak Terkait Kelompok Militan Internasional


www.dakwahmedia.net - Amerika Serikat menyatakan bahwa pihaknya sampai saat ini belum menemukan keterkaitan antara pelaku penyerangan Orlando dan kelompok-kelompok militan internasional.

“Tidak ada kaitan apapun dengan kelompok-kelompok internasional…ini yang kami pahami saat ini,” kata Ketua Komite Intelijen di Dewan Senat AS, Ricahrd Boht, Rabu (15/06), seperti dilansir Reuters. Pernyataan itu diungkapkannya setelah mendengar laporan dari pejabat pemerintahan Presiden Barack Obama.

Sebelumnya, Obama menuturkan bahwa pihaknya tidak memperoleh adanya bukti bahwa penembakan di klub gay Orlando terkait dengan ISIS.

“Kami belum mengetahui motivasi si pelaku. Dalam tahap ini, kami tidak mendapatkan bukti bahwa dia dikendalikan dari luar negeri atau kelompok yang besar,” katanya, Ahad lalu (12/06).

“Dia memang menyatakan kesetiannya terhadap ISIS di menit-menit akhir, tetapi sejauh ini tak ada bukti yang mengaitkan dia dengan mereka (ISIS),” tambahnya.

Dalam hal terkait, Obama juga menturkan bahwa “aksi penembakan ini kemungkinan terinspirasi oleh ‘para ekstrimis’ yang disebar melalui internet”.

Sementara itu, Presiden Amerika ini menyerukan bahwa aksi penembakan ini merupakan aksi teror dan aksi kebencian, bukan yang lainnya.

“Kita sekarang cukup untuk menyatakan bahwa hal ini sebagai aksi teror dan aksi kebencian,” bebernya dalam pernyataannya di Gedung Putih.

Seorang warga Amerik berdarah Afghanistan, Omar Mateen, melancarkan serangan di sebuah klub malam khusus orang gay di Orlando, Florida pada Ahad 12 Mei. Dalam serangan tersebut, setidaknya 50 orang tewas dan 53 lainnya luka-luka.

Setelahnya, pihak Daulah Islamiyah (ISIS) melalui kantor berita Amaq lantas mengklaim bahwa penyerangan di klub gay Orlando ini ada kaitannya dengan kelompoknya. Namun, klaim tersebut lantas disangkal oleh pemerintah Amerika karena tidak adanya bukti keterkaitan antara penembakan Orlando dengan kelompok ISIS. [Kiblat/DakwahMedia]
Like Fanpage kami :

Wednesday, June 15, 2016

Post a Comment
close