Awal Ramadhan: Serangan Rezim Suriah Tewaskan 40 Sipil di Aleppo


www.dakwahmedia.net - Wacana gencatan senjata selama Ramadhan tampaknya tidak dihiraukan Rezim Bashar Assad dan sekutunya. Sedikitnya empat puluh warga sipil Suriah tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat lebih dari 150 serangan udara dari jet Rusia dan pasukan Rezim di Aleppo dan sekitarnya.

Menurut keterangan koresponden Al-Jazeera di lokasi kejadian, pada Senin dini hari (06/05), terhitung lebih dari 70 serangan udara dilancarkan ke Aleppo dan sekitarnya. Sementara itu, serangan serupa juga mengakibatkan 11 warga sipil tewas di Idlib.

Serangan menyasar ke sejumlah daerah yang berada di bawah kendali oposisi, yakni di Karm Qatrhaji, Hellok, Karm Myassar, dan Haydariyah. Sementara itu, serangan serupa juga kembali menyasar wilayah Al-Castelo.

Al-Castelo memang kerap kali menjadi titik serangan Rezim Suriah dan sekutunya karena menjadi rute pasokan yang menghubungkan antar daerah oposisi di Aleppo. Sementara itu, Rezim dan sekutunya juga terus menargetkan sepanjang daerah pemukiman penduduk di barat, timur, selatan dan jantung kota Aleppo.

Amunisi yang digunakan berupa bom cluster, birmil, rudal dan bahan peledak lainnya. Selain bertambahnya korban jiwa, serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan bangunan dan toko-toko penduduk.

Sumber-sumber lainnya juga melaporkan bahwa tiga orang tewas akibat serangan udara di desa Jeb Al Gholi, tepat di selatan kota Al Tabqah, Raqqah.

Sebelumnya Komite Tinggi Oposisi Suriah telah mengusulkan gencatan senjata nasional selama Ramadhan. Usulan tersebut disampaikan dalam surat dari koordinator delegasi perundingan dari oposisi Riad Hijab kepada Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon.

Juru bicara Staffan de Mistura, diplomat PBB yang memediasi pembicaraan damai, memastikan usulan itu telah diajukan ke kelompok berbagai negara pimpinan Amerika Serikat dan Rusia, yang mengawasi upaya perdamaian. Meski demikian, kepastian tersebut tidak dapat menampik terjadinya serangan. [Kiblat/DakwahMedia]

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Monday, June 6, 2016

Post a Comment
close