Kejahatan Pemerintahan Jokowi, SDA Diserahkan Asing Rakyat Diperas Dengan Pajak


www.dakwahmedia.net - Pengamat politik dari Universitas swasta yang cukup dikenal kritis mengajak rakyat Indonesia untuk melawan segala bentuk strategi, termasuk wajib pajak. Pengamat ini menganggap bahwa apa yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla terhadap pajak merupakan bentuk era kolonialisme, bahkan lebih kejam.

"Strategi pajak Pemerintahan Jokowi tersebut adalah mengulangi kolonialisme dan bahkan mungkin lebih kejam dari apa yang dijalankan pada era kolonial. Oleh karena itu rakyat dan bangsa Indonesia wajib melawan pajak kolonial Pemerintahan Jokowi," kata Salamuddin Daeng.

Hal ini terindikasi karena kekayaan Indonesia yang tidak dapat mampu dimaksimalkan. Sehingga, yang terjadi justru juga sebaliknya, yakni kekayaan dikuasai oleh negara Asing dan kepentingannya.

"Sementara kekayaan alam Indonesia di darat dan dilaut seperti minyak, gas, emas, perak, tembaga, kekayaan mineral lainnya, batubara, komoditas perkebunan, seluruhnya diserahkan kepada asing. Seluruh sektor ekonomi strategis yang menguasai hajat hidup orang banyak, semuanya dapat dikuasai mayoritas oleh modal asing."

Alhasil, menurut Daeng negara dan masyarakat yang akan sama-sama menjadi tanggung penderitaan. Inilah yang disebabkan pungutan di atas tadi.

"Negara dimiskinkan, rakyat dibuat menderita, dikeruk dan dipaksa membayar berbagai pungutan." 
Like Fanpage kami :

Sunday, June 19, 2016

Post a Comment
close