Usai Izinkan Bantuan Masuk, Rezim Assad Hujani Kota Daraya dengan Bom Barel


www.dakwahmedia.net - Negara-negara besar dunia pada Jumat, (10/06) mengutuk rezim Bashar Assad di Suriah yang melakukan pemboman warga sipil yang kelaparan. Serangan biadab itu terjadi hanya beberapa jam setelah mereka menerima kiriman bantuan PBB yang lama tertunda.

Sejak Kamis, kota yang dikuasai pejuang oposisi yang terkepung di Daraya menerima pengiriman makanan PBB pertama sejak diblokade dari tahun 2012.

Tak lama setelah itu, menurut para saksi mata dan pengawas hak asasi manusia, pasukan Assad membombardir kota Daraya, menjatuhkan bom barel (birmil) secara serampangan dari helikopter ketika warga sedang makan bersama.

“Rezim Suriah melakukan serangan beberapa bom barel di Daraya pagi ini,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Mark Toner.

“Itu terjadi hanya beberapa jam setelah konvoi PBB tiba,” katanya kepada wartawan.

Menurut Toner, serangan Bashar Assad jelas tidak dapat diterima dalam keadaan apapun tetapi dalam kasus ini rezim Suriah juga menghambat pengiriman dan distribusi bantuan yang sangat dibutuhkan.

Toner mengatakan fakta bahwa Assad telah mengizinkan konvoi ke kota sama sekali adalah “positif, tetapi itupun hanya sebagian kecil pengiriman yang diizinkan.

Ia mengatakan bahwa hanya PBB harus memutuskan di mana dan kapan untuk mendistribusikan bantuan dalam wilayah Suriah dan bahwa nasib penduduk lapar tidak boleh dibiarkan rezim.

Kendati demikian, Amerika Serikat dan PBB tak bisa berbuat banyak dalam membantu warga Suriah yang dizalimi rezim Bashar Assad. [Kiblat/DakwahMedia]
Like Fanpage kami :

Sunday, June 12, 2016

Post a Comment
close