Hikmah Taubatnya Freddy Hingga Khatamkan Al Quran 10 Kali sebulan


Amal perbuatan dinilai di akhirnya. Oleh karena itu, hendaklah manusia tidak terpedaya dengan kondisinya saat ini, justru ia harus selalu memohon kepada Allah agar diberikan keteguhan dan akhir hayat yang baik (husnul khatimah)

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar lagi dibenarkan, “Sesungguhnya setiap kamu dihimpunkan kejadiannya di perut ibunya sebagai setetes mani selama empat puluh hari, lalu berubah menjadi segumpal darah selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal daging selama empat puluh hari. Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan kepadanya ruh dan diperintahkan untuk mencatat empat perkara: mencatat rezekinya, ajalnya, amalnya, dan celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Dia, sesungguhnya di antara kamu ada orang yang melakukan perbuatan ahli surga sehingga jarak antara dirinya dengan surga hanya tinggal sehasta, akan tetapi catatan mendahuluinya, akhirnya dia melakukan perbuatan ahli neraka, ia pun masuk ke neraka. Sesungguhnya di antara kamu ada orang yang melakukan perbuatan ahli neraka sehingga jarak antara dirinya dengan neraka hanya tinggal sehasta, akan tetapi catatan mendahuluinya, akhirnya dia melakukan perbuatan ahli surga, ia pun masuk ke surga” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca pengakuan Freddy sebelum dihukum mati : Pengakuan Ex Gembong Narkoba Freddy Budiman , Aparat Lebih bandit dari bandit

Semoga dengan taubat nashuha Saudara Freddy Budiman (rahimahullah) diterima Allah, diawal hidupnya memang beliau melakukan amalan-amalan ahli neraka dengan mengedar narkoba, namun pada detik-detik akhir hayatnya beliau masuk Islam dan menjadi muslim yang taat dan mempersiapkan diri dengan bertaubat dan beramal dengan amal-amal shalih, baca al Quraan sampai khatam 10 kali saat Ramadhan kemarin, dan bersiap untuk bertemu Allah, dia tau ajalnya sudah dekat, dan sungguh bahagia beliau mempersiapkannya dengan baik, sedangkan kita? kapan kita mati juga belum tau? apakah sempat bertaubat dari kesalahan dan dosa-dosa kita? wallahu a'lam..semoga Allah mengampuni kita semua, dan diberi rezeki mati khusnul khatimah...

Innalillahi waa inna ilaihi rojiun, Allahumaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu anhu...
Allahumma Aamin.. (M Jibriel)
Like Fanpage kami :

Friday, July 29, 2016

Post a Comment
close